Kemenperin Siapkan Insentif Kawasan Industri Hijau

Dok.Kementerian Perindustrian

FACEINDONESIA.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan skema insentif fiskal dan berbagai kemudahan bagi kawasan industri yang berhasil bertransformasi menjadi kawasan industri hijau. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat penerapan industri berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing manufaktur nasional.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Tri Supondy, mengatakan pemerintah tengah menyusun penguatan regulasi yang mewajibkan setiap kawasan industri memiliki peta jalan (roadmap) menuju kawasan industri hijau.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kawasan industri yang berhasil memenuhi kriteria sebagai kawasan industri hijau nantinya akan memperoleh insentif fiskal serta berbagai kemudahan yang tidak diberikan kepada kawasan industri konvensional.

“Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong efisiensi sumber daya, dekarbonisasi, ekonomi sirkular, dan pembangunan industri yang berkelanjutan,” ujar Tri di Jakarta, Selasa (28/7).

Untuk mendukung transformasi tersebut, Kemenperin meresmikan Eco-Industrial Park Center (EIP Center) di Gedung PIDI 4.0. Pusat pengembangan ini dibangun melalui kerja sama dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dalam program Global Eco-Industrial Parks Programme II (GEIPP II) Indonesia yang didukung Pemerintah Swiss melalui Secretariat of Economic Affairs (SECO).

Tri menjelaskan, EIP Center akan menjadi pusat pendampingan bagi pengelola kawasan industri dalam menyusun roadmap transformasi menuju kawasan industri hijau.

Selain itu, pusat ini juga akan memfasilitasi proyek percontohan, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan mitra pembangunan, serta menyusun rekomendasi program percepatan transformasi.

Tak hanya itu, EIP Center juga akan menggelar pelatihan, lokakarya, dan seminar mengenai industri ramah lingkungan, dekarbonisasi, simbiosis industri, ekonomi sirkular, hingga pembangunan berkelanjutan.

Melalui berbagai program tersebut, Kemenperin berharap EIP Center mampu menjadi katalis percepatan transformasi kawasan industri hijau sehingga industri nasional semakin kompetitif di pasar global.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *