FACEINDONESIA.CO.ID- Berawal dari warung tenda biru di tepi trotoar Kembangan, Jakarta Barat, Ayam Penyet Bandung (APB) kini bersiap menembus pasar global. Usaha yang dirintis sejak 2013 tersebut dalam waktu dekat akan mengekspor sambal kemasan andalannya, Sambal Cerik, ke Jepang.
Founder sekaligus CEO Ayam Penyet Bandung, Erna Sari, mengakui perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. APB bahkan sempat berhenti total ketika pandemi Covid-19 melanda.
“Siapa sangka, usaha yang saya mulai sendiri pada 2013, dalam minggu ini siap mengekspor sambal khas kami ke Jepang. Hal ini berkat bantuan dari PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI,” kata Erna saat ditemui di salah satu outlet APB di Jakarta Barat, Jumat (11/9/2026).
Saat awal berdiri, APB mengusung konsep makanan dan sambal khas Sunda dengan lalapan melimpah serta bahan segar setiap hari. Konsep tersebut membuat APB sempat viral dan antreannya mencapai 50 hingga 100 meter.
“Waktu awal jualan, kami sempat viral. Tiap hari berjualan dari pukul tiga sore, sering kali habis dalam hitungan jam,” ujarnya.
Pada 2014, Erna membuka lokasi usaha yang lebih layak. Hingga 2019, APB telah memiliki sembilan cabang yang tersebar di kantin perkantoran hingga pusat perbelanjaan.
Namun, pandemi Covid-19 membuat seluruh cabang tersebut terpaksa tutup dan 25 karyawan harus dipulangkan. Erna pun harus kembali membangun bisnisnya dari titik nol.
Di tengah kondisi sulit itu, Erna memilih meningkatkan kemampuan bisnis melalui pembelajaran pemasaran digital, literasi keuangan, dan perencanaan bisnis. Menurutnya, bisnis bukan hanya soal berjualan dan memperoleh keuntungan, tetapi juga membutuhkan visi, pencatatan, serta arah yang jelas.
“Tidak ada kata terlambat untuk belajar,” tegasnya.
Pada 2021, Erna kembali membangun APB menggunakan sisa tabungan yang hampir habis. Selain membuka kembali kedai, ia mulai memperkuat pemasaran secara online dan masuk ke layanan pesan antar.
Strategi tersebut kemudian membantu memperluas bisnis APB. Saat ini, APB telah memiliki enam varian sambal yang dipasarkan melalui Hypermart, Transmart, Sarinah, berbagai ritel besar di Indonesia, serta platform daring.
Dengan dukungan BSI, UMKM Ayam Penyet Bandung kini bersiap membawa Sambal Cerik ke pasar Jepang. Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan APB dari usaha warung tenda hingga mampu membuka peluang ekspor ke pasar internasional.(ZID)






