FACEINDONESIA.CO.ID – Kemajuan teknologi kedokteran membawa layanan bedah memasuki era baru. Prosedur operasi kini semakin mengandalkan teknik minimal invasif yang menawarkan tingkat presisi lebih tinggi, keamanan yang lebih baik, serta proses pemulihan pasien yang lebih cepat.
Menjawab perkembangan tersebut, RS Mandaya Royal Puri menghadirkan lima teknologi operasi robotik dalam satu rumah sakit, termasuk robot bedah generasi terbaru Da Vinci Xi.
Kehadiran Da Vinci Xi semakin memperkuat posisi RS Mandaya Royal Puri sebagai pusat layanan operasi robotik dan teknologi presisi di Indonesia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi bedah modern yang sebelumnya banyak tersedia di luar negeri.
Robot bedah ini diperkenalkan dalam seminar publik bertajuk Mengenal Operasi Robotik pada Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas, Minggu (19/7/2026), dengan menghadirkan Prof. Dr. Iswanto Sucandy, MD, FACS, ahli bedah digestif dan hepatopankreatobilier dari AdventHealth Tampa, Amerika Serikat.
Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja, mengatakan Da Vinci Xi merupakan robot bedah kelima yang dimiliki RS Mandaya Royal Puri.
“Dengan Da Vinci Xi, kami dapat melakukan berbagai tindakan kompleks, mulai dari operasi hati, transplantasi ginjal, pengangkatan prostat, kanker rahim, operasi usus besar, hingga ke depan untuk bypass jantung,” ujarnya.
Da Vinci Xi memiliki empat lengan robotik yang dikendalikan langsung oleh dokter melalui konsol dengan visualisasi 3D beresolusi tinggi. Teknologi tremor filtration memungkinkan gerakan instrumen lebih stabil dan presisi dengan menyaring getaran halus tangan operator.
Sistem ini juga memungkinkan dokter melakukan beberapa tindakan sekaligus dalam operasi kompleks, seperti menjepit pembuluh darah, memotong, menahan jaringan, dan menjahit tanpa mengurangi tingkat akurasi.
Di RS Mandaya Royal Puri, Da Vinci Xi telah dimanfaatkan untuk berbagai operasi, seperti transplantasi ginjal, operasi hati, pengangkatan prostat, ginjal, rahim, miom, hingga operasi usus besar.
Ke depan, teknologi ini juga akan digunakan untuk prosedur Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) atau operasi bypass jantung dengan sayatan minimal.
Selain Da Vinci Xi, RS Mandaya Royal Puri juga memiliki robot Zamenix untuk penanganan batu ginjal, MonaLisa untuk biopsi prostat, CORI Robotic System untuk operasi penggantian sendi lutut, serta 3D Brain Neuronavigation yang dipadukan dengan robotic microscope alignment untuk membantu operasi bedah saraf.
Dengan lima teknologi robotik tersebut, RS Mandaya Royal Puri menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kesehatan berbasis inovasi. Kehadiran sistem robotik ini diharapkan memberikan pilihan tindakan medis yang lebih presisi, minim sayatan, dan mempercepat proses pemulihan pasien.(DEN)





