FACEINDONESIA.CO.ID – Kementerian Kehutanan melalui Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Setelah operasi berlangsung selama sepekan, kebakaran di lahan gambut seluas sekitar 81 hektare dinyatakan padam total (clear). Tim juga telah menyelesaikan proses pendinginan (cooling) dan mopping up guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa di bawah permukaan gambut.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan seluruh personel Manggala Agni telah menuntaskan tugas dan kembali ke markas dalam kondisi sehat serta selamat.
“Proses pemadaman di Pematang Pudu telah dinyatakan padam total.
Seluruh personel Manggala Agni menyelesaikan tugas dengan baik dan kembali ke markas dalam kondisi sehat dan selamat,” ujar Ferdian, Minggu (26/7/2026).
Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi Manggala Agni bersama TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dukungan Satgas Udara melalui operasi water bombing.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mengatasi kebakaran lahan gambut yang memiliki bara api di bawah permukaan dan terkendala keterbatasan sumber air saat musim kemarau.
Kementerian Kehutanan kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Memasuki musim kemarau, kewaspadaan seluruh pihak diperlukan untuk mencegah karhutla yang dapat merusak ekosistem, mengganggu kesehatan masyarakat, serta menimbulkan kerugian ekonomi dan lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Manggala Agni tetap disiagakan di wilayah rawan kebakaran untuk melakukan patroli, deteksi dini, dan respons cepat terhadap munculnya titik api sebagai bagian dari upaya pengendalian karhutla secara terpadu.(BRA)





