FACEINDONESIA.CO.ID- Memanfaatkan momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat pelayanan sekaligus pemberdayaan bagi pekerja dan keluarganya.
Hal itu dilakukan Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Alif Noeriyanto Rahman saat mengunjungi Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Salemba bersama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Ady Hendrata, Sabtu (5/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Alif turut memberikan pelayanan langsung kepada peserta yang tengah mengurus klaim Jaminan Hari Tua (JHT). Ia menegaskan, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan pekerja dan keluarganya saat menghadapi berbagai risiko.
Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia kepada ahli waris seorang petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang meninggal saat menjalankan tugas. Total santunan mencapai Rp520.537.428 dan diterima oleh suami almarhumah.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan hidup pekerja dan keluarganya ketika menghadapi berbagai risiko, mulai dari kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, memasuki masa tua hingga meninggal dunia,” kata Alif.
Menurutnya, perlindungan pekerja tidak berhenti setelah manfaat jaminan sosial diberikan. Keluarga penerima manfaat juga membutuhkan dukungan agar dapat kembali bangkit dan memiliki sumber penghasilan.
Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan menjalankan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) melalui pelatihan dan pendampingan. Program ini bertujuan membantu penerima manfaat kembali produktif serta membangun sumber penghasilan berkelanjutan.
Dalam Harpelnas 2026, sejumlah produk usaha penerima manfaat PEKA turut diperkenalkan, seperti buket bunga, jajanan pasar dan kue yang dipasarkan di wilayah Jakarta.
BPJS Ketenagakerjaan juga memperluas sosialisasi perlindungan kepada pekerja sektor informal. Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Ady Hendrata mengatakan, tim kepesertaan menggelar kegiatan Grebek Komunitas Ojol di kawasan Cikini untuk menyosialisasikan program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami memberikan sosialisasi terkait program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ady.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat Value Beyond Protection melalui prinsip Melayani, Melindungi dan Memberdayakan (3M). BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan pekerja memperoleh pelayanan terbaik sekaligus memperluas cakupan perlindungan.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger Armada Kaban mengatakan, Harpelnas menjadi momentum untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada peserta.
“Semangat Harpelnas ini kami jadikan momentum untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada peserta,” kata Kaban.
Ia menambahkan, perlindungan jaminan sosial perlu dibarengi pemberdayaan agar penerima manfaat dan keluarganya dapat kembali mandiri serta produktif. Program PEKA menjadi salah satu bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam membantu pekerja dan keluarga menghadapi berbagai risiko.(ZID)






