FACEINDONESIA.CO.ID- PLN Indonesia Power meraih enam penghargaan dalam ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) 2026 yang digelar dalam rangkaian The 12th Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (IndoEBTKE ConEx) 2026 di JIExpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Enam penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung percepatan transisi energi nasional, termasuk melalui inovasi, efisiensi energi, pengurangan emisi, serta pengembangan energi bersih.
Adapun penghargaan yang diraih PLN Indonesia Power yakni Juara 1 Kategori On Grid–Small Scale melalui PLN IP UBP Tello UP PLTD Selayar dan Juara 1 Kategori On Grid–Utility Scale melalui PLN IP UBP Saguling.
Kemudian, Juara 2 Kategori Manajemen Energi Bangunan Gedung Kecil dan Menengah diraih PLN IP UBP Suralaya. PLN IP Kantor Pusat melalui Divisi TDV juga meraih Juara 2 Kategori Emerging Low Carbon–Green Hydrogen.
Sementara itu, PLN IP UBP Saguling meraih Juara 3 Kategori Emerging Low Carbon–Emerging Renewable Energy Technologies dan PLN IP UBP Semarang meraih Juara 3 Kategori On Grid–Self Consumption.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen dan kerja nyata seluruh insan perusahaan dalam menjalankan transformasi hijau.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa transformasi energi di PLN Indonesia Power dijalankan melalui langkah nyata di berbagai lini operasi. Kami terus mendorong setiap unit untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi emisi, dan memperluas pemanfaatan energi bersih,” ujar Bernadus.
Menurutnya, langkah tersebut juga mendukung upaya mewujudkan swasembada energi nasional sekaligus mencapai target Net Zero Emissions (NZE) 2060.
Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Daniel Eliawardhana menambahkan, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan pemanfaatan energi bersih.
“Langkah ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi serta menjadi bagian dari komitmen kami dalam mempercepat transisi energi menuju Net Zero Emissions pada 2060,” tutur Daniel.
Keberhasilan tersebut menunjukkan penerapan prinsip keberlanjutan di PLN Indonesia Power mencakup berbagai bidang, mulai dari pembangkit on-grid, pemanfaatan energi untuk kebutuhan sendiri, manajemen energi gedung, hingga pengembangan teknologi energi terbarukan dan hidrogen hijau.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, pengembangan energi baru dan terbarukan memiliki peran strategis dalam membangun sistem energi nasional yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan generasi muda untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Raihan enam penghargaan ini semakin memperkuat peran PLN Indonesia Power sebagai subholding pembangkitan dalam mendukung penyediaan listrik yang andal, ramah lingkungan, serta percepatan transisi energi menuju target Net Zero Emissions 2060.(ZID)






