Kontribusi BUMN ke Negara Bisa Tembus Rp700 Triliun, Danantara Dorong Efisiensi

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria. Foto : Dok. BP BUMN

FACEINDONESIA.CO,ID – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai masih menjadi penopang utama perekonomian nasional dengan kontribusi besar bagi negara yang mencapai sekitar Rp600–700 triliun per tahun.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyebut angka tersebut masih berpotensi meningkat seiring dengan transformasi dan pembenahan menyeluruh di tubuh BUMN.

Bacaan Lainnya

Dalam sebuah podcast, Dony menjelaskan bahwa secara konsolidasi, BUMN tetap mencatatkan kinerja positif dengan laba sekitar Rp335 triliun pada 2025.

Ia menegaskan bahwa anggapan BUMN secara keseluruhan merugi adalah keliru, karena hanya sebagian kecil perusahaan yang masih mengalami kerugian.

“Kalau perusahaan yang rugi bisa disehatkan, laba konsolidasi bisa naik hingga sekitar Rp355 triliun,” ujarnya.

Selain laba, BUMN juga menyumbang penerimaan negara melalui pajak dan setoran lainnya, yang totalnya mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun.

BUMN Indonesia bersama Danantara kini didorong untuk melakukan konsolidasi, penyederhanaan struktur perusahaan, serta penguatan roadmap bisnis agar lebih efisien dan kompetitif.

Dony menambahkan, transformasi juga difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk standar kompetensi bagi direksi BUMN melalui uji kelayakan yang lebih ketat.

“Semua calon direksi harus melewati basic competency assessment,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan reformasi berkelanjutan, BUMN akan semakin kuat sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan Indonesia ke depan.(HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *