FACEINDONESIA.CO.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan apresiasi kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk PGN atas pengembangan jaringan gas (jargas) berbasis Compressed Natural Gas (CNG) di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Program ini dinilai mendukung percepatan transisi energi bersih dan pengurangan ketergantungan pada LPG subsidi.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menilai pemanfaatan CNG untuk kebutuhan rumah tangga membuat penggunaan energi lebih efisien, praktis, dan aman. Selain itu, program ini juga membantu pemerintah menekan beban impor serta subsidi LPG, sejalan dengan arah kebijakan energi nasional.
Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto, menyampaikan bahwa sistem CNG clustering memungkinkan distribusi gas tetap aman meski tanpa jaringan pipa utama. Teknologi pengatur tekanan digunakan agar gas dapat dialirkan ke rumah tangga secara stabil dan aman.
Hingga kini, PGN telah membangun lebih dari 4.500 sambungan rumah di Sleman dengan jaringan distribusi mencapai 141 kilometer. Program ini juga mulai menyasar sektor UMKM hingga fasilitas publik untuk memperluas manfaat energi gas bumi di daerah. (DEN)






