Kemendikdasmen Percepat Integrasi Data dan Dukung Perluasan MBG

Dok.Kemendikdasmen

FACEINDONESIA.CO.ID – Sebagai upaya mendukung perluasan jangkauan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), berupaya mempercepat integrasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan terus memperkuat sarana dan prasarana sekolah di seluruh Indonesia.

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Rabu (29/7). Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mengatakan bahwa saat ini Kemendikdasmen tengah mengerjakan dua agenda utama terkait pengelolaan data.

Bacaan Lainnya

Pertama, integrasi data lintas kementerian yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta kementerian dan lembaga terkait yang diharapkan dapat menghasilkan satu basis data terintegrasi yang menjadi acuan bersama. Agenda kedua adalah penyelarasan data peserta didik berbasis Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dengan melakukan sinkronisasi dan validasi data.

Wamen Fajar menambahkan, Kemendikdasmen melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan juga berupaya mendukung program MBG dengan memaksimalkan fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sanitasi dan layanan kesehatan di sekolah.

“Hingga saat ini, sekitar 80 persen murid di Indonesia telah menjadi penerima manfaat program MBG. Kami berharap, upaya yang kami lakukan melalui percepatan data dan penguatan infrastruktur di sekolah akan berdampak kepada peningkatan kualitas kesehatan murid serta mendukung perluasan jangkauan MBG,” papar Wamen Fajar.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, mengapresiasi langkah Kemendikdasmen dalam upaya mendukung program MBG. Melalui forum ini, Menko Pangan menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat tata kelola penyelenggaraan program MBG melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengatakan bahwa implementasi program MBG akan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian yang terukur. BGN akan melakukan refocusing penerima manfaat melalui verifikasi dan pemutakhiran data peserta didik, memperluas cakupan penerima di sekolah keagamaan, serta mempercepat pelaksanaan program di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya daerah dengan angka stunting yang masih tinggi.

“Kami menegaskan bahwa dukungan dari kementerian dan lembaga merupakan hal yang sangat penting sebagai dukungan pada program MBG. Khusus di Kemendikdasmen, pendataan dan konfirmasi kesiapan satuan pendidikan untuk menerima MBG menjadi langkah penting agar pelaksanaan program dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kesiapan masing-masing sekolah,” pungkas Sudaryono.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *