FACEINDONESIA.CO.ID- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 12 penghargaan dalam ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) 2026 yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026. Capaian ini menjadi apresiasi atas konsistensi PLN NP dalam mengembangkan solusi energi bersih, mulai dari biomassa, hidrogen hijau, waste-to-energy, energi surya, teknologi rendah karbon hingga konservasi energi.
Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, percepatan pengembangan EBTKE membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar potensi energi bersih dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Salah satu penghargaan PLN NP diraih melalui kategori Penilaian Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa pada PLTU. UP Tenayan dan UP Paiton meraih Juara Aditama, sedangkan UP Pulang Pisau memperoleh Juara Pratama.
Sepanjang 2025, program co-firing biomassa komersial di 25 PLTU yang dikelola PLN NP menghasilkan 1.041 GWh energi hijau dan mengurangi emisi sekitar 1,17 juta ton CO₂e. Hingga semester I-2026, energi hijau yang dihasilkan mencapai 490,5 GWh dengan pengurangan emisi 590,9 ribu ton CO₂e.
Selain bioenergi, penghargaan juga diraih melalui pengembangan green hydrogen di UP Muara Karang dan UP Tanjung Awar-awar, inovasi waste-to-energy di UP Indramayu, serta kategori energi terbarukan di UP Brantas, UP Paiton, dan UP Cirata.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyebut 12 penghargaan tersebut menjadi bentuk validasi atas kerja keras seluruh insan PLN NP dalam menghadirkan inovasi dan solusi energi.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Ini adalah energi baru bagi kami untuk terus berinovasi, memperluas implementasi teknologi rendah karbon, dan membangun ekosistem energi bersih Indonesia menuju Net Zero Emission 2060,” ujar Ruly.
Menurutnya, apresiasi tersebut akan menjadi dorongan bagi PLN Nusantara Power untuk terus memperkuat peran sebagai pionir pembangkitan hijau sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional.(ZID)






