Jasa Marga Perkuat Layanan Tol Berbasis Suara Pengguna

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat kualitas layanan jalan tol dengan menjadikan masukan pengguna sebagai bagian dari evaluasi dan pengembangan pelayanan. Momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 dimanfaatkan Jasa Marga untuk mengapresiasi kepercayaan sekaligus mendengarkan kebutuhan pengguna secara langsung.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan tingginya mobilitas di jalan tol menjadi bentuk kepercayaan pelanggan yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan.

Bacaan Lainnya

Sepanjang Semester I 2026, Jasa Marga Group melayani rata-rata 3,58 juta kendaraan per hari dengan volume transaksi mencapai 647,48 juta kendaraan.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk menyampaikan apresiasi sekaligus mendengarkan suara dan kebutuhan pengguna. Setiap masukan menjadi langkah bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujar Rivan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui layanan yang mendampingi pengguna sejak persiapan perjalanan, saat berkendara, hingga ketika membutuhkan bantuan di jalan tol. Jasa Marga juga memanfaatkan teknologi yang terintegrasi untuk mendukung pelayanan.

Dari sisi infrastruktur, Jasa Marga melakukan preservasi jalan tol secara rutin dan terencana untuk menjaga kualitas perkerasan, keselamatan, serta kelancaran lalu lintas. Teknologi pemantauan juga digunakan untuk mendeteksi potensi gangguan lebih dini.

Sebelum perjalanan, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi kondisi lalu lintas, CCTV, tarif tol, rest area, layanan derek online hingga resi digital. Layanan ini didukung Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang beroperasi selama 24 jam.

Selama perjalanan, One Call Center 133 dan petugas Jasa Marga siap membantu pengguna yang mengalami kendala di jalan tol. Kecepatan respons menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman.

Jasa Marga juga terus mengembangkan fasilitas rest area. Dari 62 rest area di Jasa Marga Group, sebanyak 26 telah dikembangkan menjadi Travoy Rest dengan standardisasi fasilitas seperti kebersihan, keamanan, parkir, pedestrian, toilet, musala, wayfinding, dan fasilitas pendukung lainnya.

Upaya peningkatan layanan tersebut tercermin dari hasil pengukuran kepuasan pengguna. Pada 2025, Indeks Kepuasan Pelanggan Jasa Marga mencapai 5,13 dari skala 6 atau masuk kategori “Puas”, meningkat 0,09 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pada Semester I 2026, sebanyak 98,85 persen pengguna menyatakan puas terhadap bantuan petugas Jasa Marga.

Rivan menegaskan, masukan pengguna menjadi dasar penting untuk menentukan pelayanan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan.

“Bagi kami, suara pelanggan adalah bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan. Dari kemudahan memperoleh informasi, kualitas perjalanan, kecepatan bantuan, hingga kenyamanan di rest area, seluruhnya kami evaluasi berdasarkan pengalaman pengguna,” katanya.

Sejalan dengan tema Hari Pelanggan Nasional 2026, “Senyum Pelanggan Senyumku Juga”, Jasa Marga Group menggelar berbagai kegiatan apresiasi dan interaksi langsung dengan pengguna jalan pada Jumat (4/9). Kegiatan tersebut melibatkan petugas frontliner dan manajemen di sejumlah titik layanan, termasuk gerbang tol dan rest area.

Jasa Marga memastikan komitmen peningkatan pelayanan akan terus dilakukan dengan mendengarkan kebutuhan pengguna. Langkah ini diharapkan dapat membuat perjalanan masyarakat semakin lancar, aman, nyaman, hingga tiba dengan selamat di tujuan.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *