Waskita Karya Garap Proyek Mataf Kabah dan Infrastruktur di Timur Tengah

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus memperkuat kiprahnya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang mampu bersaing di pasar internasional. Salah satu pencapaian penting perusahaan adalah keterlibatannya dalam renovasi area Mataf Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, mengatakan perseroan memiliki lisensi operasional lengkap dan kehadiran resmi di Arab Saudi. Kondisi ini membuka peluang bagi Waskita untuk mengikuti berbagai proyek infrastruktur di kawasan Timur Tengah.

Bacaan Lainnya

Menurut Ermy, proyek renovasi Mataf Kabah yang dikerjakan pada 2013 merupakan bagian dari program perluasan King Abdullah Makkah Extension (KAME) dengan nilai kontrak sekitar 59 juta riyal Saudi.

Renovasi tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas area tawaf bagi jemaah. Setelah proyek selesai, daya tampung Mataf meningkat dari sekitar 48 ribu menjadi lebih dari 105 ribu jemaah.

“Bagi Waskita, proyek perluasan Mataf Masjidil Haram bukan hanya pekerjaan konstruksi, tetapi juga kontribusi nyata dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat global,” ujar Ermy, Rabu (3/6).

Dalam pelaksanaannya, Waskita menggunakan metode formwork slab dan cantilever beam guna menghasilkan struktur beton yang lebih presisi sekaligus meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pembangunan.

Selain proyek Mataf Kabah, Waskita juga telah menyelesaikan sejumlah proyek penting di Arab Saudi. Di antaranya pembangunan King Saud Fitness College, King Saud University of Riyadh Techno Valley & Building Administration College, serta kawasan bisnis modern King Abdullah Financial District (KAFD) di Riyadh.

Perusahaan juga terlibat dalam pembangunan Jeddah Flyover dan King Faisal Specialist Hospital di Jeddah.

Rekam jejak tersebut semakin memperkuat posisi Waskita sebagai kontraktor berpengalaman yang telah berkiprah selama 65 tahun. Dalam satu dekade terakhir, perusahaan menyelesaikan lebih dari 100 proyek infrastruktur, mulai dari gedung, masjid, sekolah, jalan tol, bandara hingga infrastruktur sumber daya air.

Ke depan, Waskita Karya berkomitmen memperluas pasar internasional, khususnya di Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan kemitraan strategis serta peningkatan partisipasi dalam berbagai tender proyek infrastruktur di kawasan tersebut .(BRA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *