FACEINDONESIA.CO.ID- PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) menghadirkan inovasi keselamatan di Ruas Tol Pandaan–Malang melalui pemasangan stiker reflektif pada tiang guardrail. Inovasi yang diterapkan pada rentang KM 74 hingga KM 78 ini berhasil menekan angka kecelakaan tabrak belakang hingga 50 persen.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen JMTO dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol, terutama pada malam hari dan lokasi yang memiliki keterbatasan pencahayaan.
Inisiatif ini diprakarsai Ferza Gauthama selaku Area Manager dengan melibatkan Irfan Effendi selaku Deputy Area Manager Traffic Management, tim Office Traffic Management, Mobile Customer Service Supervisor, serta tim operasional.
Pada tahap awal, pemasangan stiker reflektif dilakukan sebagai proyek percontohan (pilot project) di KM 76+200 hingga KM 76+900 Jalur A serta KM 78+000 hingga KM 77+400 Jalur B.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari PT Jasamarga Pandaan–Malang karena dinilai menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan, khususnya tabrak belakang, di titik-titik yang memiliki tingkat visibilitas terbatas.
Stiker reflektif berfungsi memantulkan cahaya lampu kendaraan sehingga batas jalan dan keberadaan tiang guardrail lebih mudah terlihat oleh pengemudi. Dengan demikian, pengguna jalan diharapkan lebih waspada, mampu menjaga jarak aman, serta mengantisipasi potensi bahaya selama perjalanan.
Deputy Area Manager Traffic Management JMTO, Irfan Effendi, mengatakan pemasangan stiker tersebut merupakan langkah pencegahan untuk meningkatkan visibilitas jalan sekaligus menekan risiko kecelakaan dan tingkat fatalitas.
Menurutnya, evaluasi berkala akan terus dilakukan guna mengukur efektivitas inovasi tersebut sebagai bagian dari peningkatan standar keselamatan di Ruas Tol Pandaan–Malang.
“Pemasangan stiker reflektif ini merupakan upaya preventif untuk meningkatkan visibilitas batas jalan, khususnya pada malam hari dan lokasi dengan pencahayaan terbatas. Kami berharap inovasi sederhana ini dapat membantu meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, sehingga potensi kecelakaan, terutama tabrak belakang, dapat diminimalkan,” ujar Irfan.
Dampak positif inovasi ini mulai terlihat dari hasil evaluasi selama dua bulan terakhir. Data menunjukkan angka kecelakaan tabrak belakang di lokasi pemasangan stiker reflektif mengalami penurunan sebesar 50 persen.
Capaian tersebut menjadi indikasi positif bahwa peningkatan visibilitas melalui fasilitas keselamatan tambahan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan di jalan tol.
JMTO Ruas Pandaan–Malang berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi preventif berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen JMTO dalam menghadirkan perjalanan di jalan tol yang lebih aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(ZID)






