Stasiun Jatinegara Kian Strategis sebagai Titik Integrasi KA Jarak Jauh dan Commuter Line

Dok.PT KAI

Hari Ini Akan Melayani Lebih Dari 1.697 Pelanggan Berangkat dan 3.632 Pelanggan Turun KA Jarak Jauh

FACEINDONESIA.CO.ID – Stasiun Jatinegara terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung mobilitas masyarakat di Jakarta. Pada masa Angkutan Lebaran 2026, stasiun ini berfungsi sebagai titik integrasi antara layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan Commuter Line, sekaligus menjadi alternatif naik dan turun pelanggan selain Stasiun Pasarsenen dan Gambir.

Bacaan Lainnya

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan posisi Stasiun Jatinegara kian penting karena mampu melayani mobilitas antarkota dan mobilitas perkotaan secara bersamaan dalam satu simpul perjalanan.

“Stasiun Jatinegara memegang peran strategis sebagai titik integrasi antara KA Jarak Jauh dan Commuter Line. Posisi ini memberi pelanggan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel, baik untuk berangkat, turun, maupun melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Jabodetabek,” ujar Anne.

Pada 19 Maret 2026, Stasiun Jatinegara tercatat akan melayani 1.697 pelanggan KA Jarak Jauh berangkat dan 3.632 pelanggan KA Jarak Jauh turun. Sementara itu, selama periode 11 hingga 18 Maret 2026, pergerakan pengguna Commuter Line di Stasiun Jatinegara juga tercatat cukup tinggi, dengan volume mencapai 81.792 pengguna gate in dan 77.558 pengguna gate out.

Besarnya pergerakan tersebut menegaskan peran Stasiun Jatinegara sebagai simpul integrasi yang menghubungkan perjalanan antarkota dan mobilitas harian masyarakat perkotaan. Pelanggan KA Jarak Jauh memiliki kemudahan untuk melanjutkan perjalanan dengan Commuter Line ke berbagai titik tujuan, sementara pengguna Commuter Line juga memperoleh akses yang lebih praktis menuju layanan KA Jarak Jauh dari stasiun yang lokasinya strategis di Jakarta Timur.

Secara kumulatif selama periode 11 Maret hingga 18 Maret 2026, Stasiun Jatinegara telah melayani 15.706 pelanggan KA Jarak Jauh naik dan 25.561 pelanggan KA Jarak Jauh turun. Capaian ini memperlihatkan bahwa Jatinegara kian diperhitungkan sebagai alternatif keberangkatan dan kedatangan pelanggan KA Jarak Jauh di Jakarta.

Menurut Anne, kekuatan utama Stasiun Jatinegara terletak pada konektivitas yang memudahkan pelanggan berpindah layanan dalam satu kawasan perjalanan.

“Integrasi di Stasiun Jatinegara memberi kemudahan bagi pelanggan untuk melanjutkan perjalanan setelah turun dari KA Jarak Jauh ataupun menuju stasiun keberangkatan dengan Commuter Line. Akses yang semakin tersambung membuat perjalanan lebih praktis dan memberi lebih banyak pilihan bagi masyarakat, terutama pada masa Angkutan Lebaran,” tutup Anne. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *