FACEINDONESIA.CO.ID – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Jawa Tengah secara umum berjalan lancar dan kondusif. Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memastikan proses penerimaan murid baru berlangsung sesuai ketentuan, transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh calon peserta didik.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB di Jawa Tengah berlangsung baik tanpa persoalan berarti. “Alhamdulillah proses SPMB di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah berjalan lancar. Pengawasan dan pengendalian terus dilakukan sehingga pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya saat meninjau SMPN 2 Kaliwungu di Kabupaten (Kab.) Kendal, Jawa Tengah, Rabu (8/7).
Pada kesempatan ini pula, Wamendikdasmen Fajar mengapresiasi pemerintah daerah dan satuan pendidikan yang terus mengawal pelaksanaan SPMB agar memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon murid.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Kendal, Ferinando RAD Bonay, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB tingkat SMP di Kabupaten Kendal melibatkan 110 satuan pendidikan dan seluruh proses telah berjalan hingga tahap daftar ulang. “Semua berjalan lancar dan tidak ada masalah. Kami melakukan monitoring agar sekolah tidak menerima peserta didik melebihi kuota yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ferinando mengatakan jika sistem daring yang digunakan turut membantu menjaga transparansi pelaksanaan SPMB, termasuk dalam verifikasi titik koordinat domisili calon peserta didik untuk menghindari potensi kecurangan. “Kami meminta adanya pernyataan tertulis terkait titik koordinat domisili sehingga ada rasa keadilan bagi seluruh masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya,” jelasnya.
Selain itu, di tingkat satuan pendidikan, Plt. Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu, Agus Suwanto, juga menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB di sekolahnya berlangsung lancar melalui empat jalur penerimaan yang tersedia. Melalui aplikasi SPMB daring, SMP Negeri 2 Kaliwungu menerima 224 calon murid baru yang terbagi dalam tujuh rombongan belajar dengan masing-masing kelas berisi 32 peserta didik.
“Saat ini seluruh 224 calon murid baru telah melakukan daftar ulang dan seluruh proses dilakukan tanpa biaya,” jelas Agus.
Agus menambahkan jika sejumlah kendala teknis sempat dihadapi masyarakat, terutama terkait penentuan titik koordinat rumah dan proses pendaftaran secara daring. Namun seluruh kendala tersebut dapat diatasi melalui pendampingan operator sekolah. “Alhamdulillah semuanya bisa teratasi melalui bantuan teman-teman operator sekolah,” pungkasnya.
Keberhasilan penyelenggaraan SPMB menjadi modal penting dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah.(ZID)






