PLN Manfaatkan 300 Ton FABA untuk Penataan Sirkuit Selawaring

FACEINDONESIA.CO.ID-PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangkitan Dwipantara dan Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Maluku memanfaatkan 300 ton Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU Tidore untuk mendukung penataan Area Sirkuit Selawaring, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Material FABA dimanfaatkan sebagai timbunan guna memperkuat kontur lintasan sehingga mendukung kesiapan Sirkuit Selawaring sebagai lokasi penyelenggaraan Wali Kota Tidore Cup Race 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PLN UPK Maluku dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Bacaan Lainnya

Selain mendukung pembangunan infrastruktur, pemanfaatan FABA juga menjadi bagian dari penerapan ekonomi sirkular. Material hasil pembakaran batu bara yang telah berstatus non-B3 tersebut dimanfaatkan kembali agar memiliki nilai guna bagi masyarakat.

General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, mengatakan sinergi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menjadi bukti bahwa pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Menurutnya, pemanfaatan FABA tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi secara berkelanjutan.

Realisasi program ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang diawali dengan audiensi, survei lapangan, hingga penyusunan rencana pemanfaatan FABA sebagai material timbunan.

Manager PLN UPK Maluku, Maknun Amin, menyampaikan bahwa pemanfaatan 300 ton FABA menjadi bentuk komitmen PLN dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung suksesnya penyelenggaraan Wali Kota Tidore Cup Race 2026.

Ke depan, PLN UPK Maluku berencana melanjutkan pemanfaatan FABA secara bertahap. Sekitar 5.000 ton FABA disiapkan untuk mendukung pembangunan berbagai fasilitas publik di Kota Tidore Kepulauan.

Melalui program tersebut, PLN berharap penerapan ekonomi sirkular semakin kuat, kinerja lingkungan perusahaan meningkat, serta manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat terus bertambah.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *