FACEINDONESIA.CO.ID- Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) di Fuel Terminal Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dyah Roro didampingi Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga Eko Ricky dan Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail. Ia menyaksikan langsung proses pengisian tabung Elpiji 3 kilogram sekaligus memastikan ketepatan takaran dan keamanan produk sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Kementerian Perdagangan dan Pertamina Patra Niaga untuk melindungi hak konsumen serta memastikan pasokan Elpiji 3 kg tetap andal.
Eko Ricky mengatakan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga transparansi operasional dan kepercayaan konsumen. Menurutnya, seluruh proses pengisian Elpiji di SPBE Padalarang telah memenuhi ketentuan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT).
“Saat ini, sebanyak 753 SPBE pengisian Elpiji, baik subsidi (PSO) maupun non-subsidi di seluruh Indonesia telah 100 persen menerapkan standar BDKT,” ujar Eko.
Ia menegaskan, aspek keamanan dan ketepatan takaran menjadi perhatian utama perusahaan. Pengawasan dilakukan melalui sosialisasi, pengecekan, serta pemantauan di lapangan dengan melibatkan Kementerian Perdagangan dan dinas terkait di daerah.
Sementara itu, Dyah Roro mengapresiasi keterbukaan Pertamina Patra Niaga dalam menerapkan pengawasan mutu. Ia menilai kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan diperlukan agar masyarakat mendapatkan produk dan pelayanan yang sesuai standar.
“Pengawasan ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Konsumen berhak mendapatkan Elpiji 3 kg dengan isi dan takaran yang presisi sesuai ketentuan,” kata Dyah Roro.
Selain memastikan ketepatan takaran, Kementerian Perdagangan dan Pertamina Patra Niaga juga memastikan kelancaran rantai pasok Elpiji. Ketersediaan stok di tingkat regional hingga nasional disebut dalam kondisi aman dan mencukupi.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas, keamanan, serta ketersediaan Elpiji 3 kg bagi masyarakat.(ZID)






