FACEINDONESIA.CO.ID-PT Pertamina EP menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 dengan melaporkan capaian kinerja operasional yang solid sepanjang tahun tersebut.
Perusahaan yang mengelola kegiatan hulu migas di lima aset, mencakup 22 lapangan operasi darat dan lepas pantai di 13 provinsi Indonesia, mencatat produksi minyak sebesar 68.338 barel per hari (BOPD). Selain itu, produksi gas mencapai 792 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), dengan total produksi migas sekitar 205 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD).
Direktur Utama Pertamina EP, Rachmat Hidajat, menjelaskan bahwa capaian ini didukung oleh aktivitas pengeboran, yakni 12 sumur eksplorasi dan 137 sumur pengembangan, serta akuisisi seismik 2D sepanjang 113 km dan 3D seluas 79 km².
Dari aktivitas tersebut, perusahaan berhasil menemukan sumber daya 2C sebesar 133 MMBOE dan penambahan cadangan terbukti P1 sebesar 59 MMBOE, yang memperkuat portofolio hulu migas nasional.
Pertamina EP juga mencatat keberhasilan operasional, termasuk onstream perdana Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) Stage 1 di Lapangan Jatibarang, Indramayu. Fasilitas ini mulai menghasilkan 400 barel fluida per hari dengan kapasitas maksimal 7.250 BLPD.
Dari sisi keselamatan kerja, perusahaan membukukan lebih dari 3,12 juta jam kerja selamat tanpa Lost Time Injury (Zero LTI), serta mengimplementasikan standar HSSE secara konsisten.
Kinerja keuangan dan operasional ini turut mendapat pengakuan dengan peringkat kredit AAA (Sangat Sehat) dari Fitch Ratings Indonesia, mencerminkan fundamental bisnis yang kuat.
Selain itu, sepanjang 2025 Pertamina EP menjalankan 444 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di 30 kabupaten/kota, dengan manfaat langsung maupun tidak langsung bagi lebih dari 40 ribu penerima.
Komisaris Utama Morry Ermond menyebut perusahaan mampu menjaga kinerja optimal di tengah tantangan eksternal global. Pemegang saham juga mendorong akselerasi transformasi bisnis, peningkatan produksi, serta penguatan eksplorasi pada tahun 2026.
RUPST ini menegaskan komitmen Pertamina EP untuk terus memperkuat operasi migas yang efisien, aman, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi nasional.(SAN)





