Perpusnas-Kemenbud Perkuat Kerja Sama Warisan Budaya

FACEINDONESIA.CO.ID- Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bersama Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) memperkuat sinergi dalam pemajuan warisan budaya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kerja sama yang ditandatangani Kepala Perpusnas Prof. E. Aminudin Aziz dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut mencakup empat ruang lingkup utama untuk memperkuat pelestarian, pengembangan, serta pemanfaatan warisan budaya Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kepala Perpusnas Prof. E. Aminudin Aziz mengatakan, Perpusnas memiliki lebih dari 10 juta koleksi yang selama ini terus diinventarisasi, dipreservasi, dikonservasi, dan didigitalisasi. Salah satu perhatian utama adalah pemanfaatan naskah Nusantara agar pengetahuan di dalamnya dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Menurutnya, sinergi Perpusnas dan Kemenbud menjadi langkah penting untuk memanfaatkan warisan budaya masa lalu agar dapat dipahami dan disebarluaskan kepada masyarakat.

Empat ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi sinkronisasi program, peningkatan perlindungan dan pemanfaatan naskah Nusantara serta karya cetak dan rekam, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta pemanfaatan dan pertukaran data dan informasi.

Prof. Amin berharap kerja sama ini segera diwujudkan melalui sejumlah program prioritas yang dapat memberikan hasil nyata. Perpusnas juga siap berkoordinasi dengan Kemenbud dalam menindaklanjuti kesepakatan sesuai kewenangan dan sumber daya yang tersedia.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman. Menurutnya, dokumen tersebut menjadi payung kerja sama sekaligus landasan bagi kedua lembaga dalam menjalankan program bersama.

Fadli mengatakan, kekayaan budaya Indonesia merupakan bagian penting dari jati diri bangsa. Pemajuan kebudayaan juga diharapkan dapat menjadi kekuatan pemersatu, sumber ekonomi budaya, instrumen diplomasi, serta memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

Kedua lembaga sepakat bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Melalui perpustakaan, warisan budaya Indonesia dapat terus dipelajari, dikembangkan, dan dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan serta inspirasi bagi generasi mendatang.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *