FACEINDONESIA.CO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengoptimalkan 10.789 sumur bor untuk memperkuat pasokan air di wilayah rawan kekeringan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadapi puncak musim kemarau dan potensi fenomena El Nino.
Selain sumur bor dengan kapasitas lebih dari 114 ribu meter kubik per detik, Kementerian PU juga mengoptimalkan bendungan, bendung, embung, dan waduk guna menjaga ketersediaan air bagi masyarakat serta mendukung sektor pertanian.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan infrastruktur sumber daya air memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan air, khususnya untuk mendukung irigasi lahan pertanian saat musim kemarau.
“Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air, mulai dari bendungan, bendung, embung hingga waduk. Infrastruktur ini penting untuk menjaga ketersediaan air irigasi, meningkatkan produktivitas lahan, dan memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim,” ujar Dody, Senin (27/7/2026).
Untuk memastikan distribusi air tetap optimal, Kementerian PU mengatur pola operasi bendungan dan jaringan irigasi agar penyaluran air lebih efisien selama musim kemarau.
Kesiapsiagaan juga diperkuat dengan menyiagakan 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, dan 49 mesin bor yang siap dikerahkan ke daerah terdampak kekeringan.
Selain itu, Kementerian PU melakukan inventarisasi wilayah rawan kekeringan serta mengedukasi masyarakat mengenai langkah adaptasi menghadapi musim kemarau. Salah satu upaya yang didorong adalah penerapan Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) yang mampu menghemat penggunaan air tanpa mengurangi produktivitas pertanian.
Secara paralel, pembangunan infrastruktur sumber daya air terus dipercepat, meliputi bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), hingga sumur bor guna memperkuat ketahanan air nasional.
Saat ini pemerintah mengoperasikan 240 bendungan dengan total kapasitas tampung 7,89 miliar meter kubik. Selain itu terdapat 601 situ dan danau berkapasitas sekitar 135,59 miliar meter kubik, serta lebih dari 1.000 tampungan air baku yang menopang kebutuhan air masyarakat di berbagai daerah.(ZID)





