FACEINDONESIA.CO.ID — Memasuki perjalanan menuju 35 tahun kiprahnya di Indonesia, Amway Indonesia menyiapkan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada perayaan perjalanan bisnis perusahaan, tetapi juga pada perluasan dampak bagi masyarakat.
Dalam satu tahun menuju peringatan 35 tahun pada 2027, perusahaan menempatkan kesehatan metabolik dan kesehatan finansial sebagai dua fokus utama. Melalui pendekatan tersebut, Amway Indonesia bersama para Amway Business Owner (ABO) menargetkan dapat memberikan dampak positif kepada 3.500 keluarga Indonesia.
Strategi ini dijalankan melalui dua jalur yang saling melengkapi. Di satu sisi, Amway memperluas edukasi kesehatan dan skrining metabolik mandiri untuk mendorong kesadaran terhadap kesehatan preventif. Di sisi lain, perusahaan memperkuat ekosistem kewirausahaan yang memungkinkan masyarakat membangun sumber penghasilan tambahan secara fleksibel dan bertanggung jawab.
General Manager Amway Indonesia, M. Rizal Arnex, mengatakan perjalanan menuju usia 35 tahun menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat kontribusinya terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Selama hampir 35 tahun, Amway tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Perjalanan menuju 35 tahun ini ingin kami maknai bukan sekadar sebagai perayaan, tetapi sebagai momentum untuk memberikan dampak yang semakin nyata,” ujar Rizal.
Menurutnya, kesehatan dan kesejahteraan finansial merupakan dua aspek yang semakin relevan bagi kehidupan keluarga modern.
“Karena itu, kami menetapkan dua fokus yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat saat ini, yaitu membantu lebih banyak orang memahami dan menjaga kesehatannya, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk membangun sumber penghasilan tambahan melalui kewirausahaan,” lanjutnya.
Kewirausahaan sebagai Pilar Penguatan Finansial
Di tengah perubahan pola kerja dan meningkatnya kebutuhan akan sumber pendapatan tambahan, peluang kewirausahaan menjadi salah satu sektor yang terus menarik perhatian masyarakat.
Amway Indonesia melihat tren tersebut sebagai ruang untuk memperkuat peran ekosistem bisnisnya. Sebagai perusahaan penjualan langsung, Amway terus mengembangkan model kewirausahaan yang memungkinkan masyarakat menjalankan usaha secara fleksibel, sesuai dengan kapasitas dan tujuan masing-masing.
Ekosistem tersebut didukung oleh produk, pelatihan, teknologi digital, serta komunitas yang menjadi bagian dari jaringan bisnis Amway.
Pendekatan ini dinilai relevan bagi masyarakat yang ingin membangun sumber penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas utama. Dengan model bisnis yang dapat dijalankan secara bertahap, Amway menawarkan alternatif bagi individu yang ingin mengembangkan keterampilan sekaligus membangun aktivitas kewirausahaan.
Secara global, Amway telah beroperasi di lebih dari 100 negara dan wilayah dengan ratusan produk yang dipasarkan di berbagai pasar. Lebih dari satu juta Amway Business Owner di seluruh dunia menjalankan bisnis Amway sebagai sumber penghasilan tambahan.
Bagi Rizal, perubahan kebutuhan masyarakat membuat pilihan terhadap sumber pendapatan alternatif semakin penting.
“Tidak semua orang mencari pekerjaan baru. Namun, semakin banyak masyarakat yang ingin memiliki alternatif untuk meningkatkan penghasilan dan membangun sesuatu yang dapat dijalankan secara lebih fleksibel,” katanya.
Ia menambahkan, perusahaan ingin menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin belajar, bertumbuh, dan membangun usaha sesuai dengan tujuan masing-masing.
“Dengan dukungan ekosistem yang telah terbangun selama puluhan tahun, kami berharap semakin banyak keluarga dapat membangun kesejahteraan finansial yang lebih baik secara bertahap dan berkelanjutan. Di ulang tahun kami yang ke-35, kami yakin bersama para Amway Business Owner di Indonesia bisa menjangkau 3.500 keluarga untuk memiliki income tambahan dan memperkuat kesehatan finansial mereka,” ujar Rizal.
Menempatkan Kesehatan Metabolik sebagai Fokus Preventif
Selain memperluas dampak melalui kewirausahaan, Amway Indonesia juga memperkuat kontribusinya di sektor kesehatan preventif.
Fokus perusahaan diarahkan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan metabolik, terutama melalui edukasi dan skrining mandiri.
Urgensi terhadap kesehatan preventif semakin meningkat seiring munculnya berbagai faktor risiko kesehatan pada kelompok usia produktif. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah sebesar 10,7 persen pada kelompok usia 18–24 tahun dan 17,4 persen pada kelompok usia 25–34 tahun.
Data tersebut memperlihatkan pentingnya kesadaran untuk memahami kondisi kesehatan sejak dini, bahkan ketika seseorang belum mengalami keluhan.
Dalam satu tahun ke depan, Amway Indonesia menargetkan dapat menjangkau 3.500 keluarga melalui program edukasi dan skrining metabolik mandiri.
Nutritionist & Health Expert, Dr. Rita Ramayulis, DCN., M.Kes., menilai edukasi dan pemeriksaan sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat.
“Banyak gangguan kesehatan tidak langsung menunjukkan gejala. Karena itu, edukasi dan pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi penting agar seseorang memahami kondisi tubuhnya dan dapat mengambil keputusan yang tepat sebelum faktor risiko berkembang lebih jauh,” ujarnya.
Menurut Rita, literasi kesehatan tidak cukup hanya dengan mengetahui hasil pemeriksaan.
Masyarakat, kata dia, juga perlu memahami makna dari indikator kesehatan tersebut serta membangun kebiasaan sehari-hari yang dapat mendukung kesehatan dalam jangka panjang.
“Upaya untuk meningkatkan literasi kesehatan juga perlu dilakukan secara konsisten. Masyarakat perlu dibantu bukan hanya untuk mengetahui angka hasil pemeriksaannya, tetapi juga memahami kebiasaan sehari-hari yang dapat mendukung kesehatan dalam jangka panjang,” katanya.
Selama ini, Amway Indonesia secara konsisten menjalankan berbagai program edukasi mengenai nutrisi seimbang, kesehatan usus atau gut health, gaya hidup aktif, hingga kesehatan preventif.
Kolaborasi untuk Memperluas Akses Kesehatan
Strategi kesehatan preventif Amway Indonesia juga diperkuat melalui kolaborasi dengan mitra yang memiliki visi serupa.
Salah satunya dilakukan bersama Innoquest Indonesia, laboratorium kesehatan yang berada di bawah Pathology Asia Holdings (PAH), grup layanan diagnostik dengan jaringan di sejumlah negara Asia Pasifik.
Innoquest sendiri merupakan hasil penggabungan Quest Laboratories dan Innovative Diagnostics, dua laboratorium swasta besar di Singapura.
Melalui kolaborasi tersebut, edukasi mengenai pola hidup sehat dikombinasikan dengan pemeriksaan indikator kesehatan metabolik. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai kondisi kesehatannya.
Head of Sales Marketing Innoquest Indonesia, Raisa Gabriela Hutagalung, mengatakan pemahaman terhadap kondisi metabolik merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran kesehatan preventif.
“Pemahaman mengenai kondisi metabolik merupakan bagian penting dari kesehatan preventif. Melalui kolaborasi dengan Amway Indonesia, kami berharap semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap informasi dan pemeriksaan kesehatan yang dapat membantu mereka mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatannya dalam jangka panjang,” ujarnya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari strategi untuk memperluas jangkauan program sekaligus membangun pendekatan kesehatan yang lebih berbasis pada edukasi dan pemahaman kondisi individu.
Mengubah Momentum Menjadi Dampak
Seluruh program tersebut akan dijalankan secara bertahap di berbagai kota sepanjang satu tahun menuju perayaan 35 tahun Amway Indonesia.
Bagi perusahaan, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kontribusi pada dua sektor yang memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup masyarakat, yakni kesehatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Pendekatan bisnis yang menggabungkan peluang kewirausahaan dengan program kesehatan preventif juga mencerminkan upaya Amway untuk memperluas relevansinya di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.
Alih-alih menjadikan usia 35 tahun sekadar sebagai penanda perjalanan perusahaan, Amway Indonesia ingin menggunakannya sebagai titik penguatan dampak yang dapat dirasakan secara lebih luas.
“Bagi kami, 35 tahun bukan tentang seberapa lama Amway hadir di Indonesia, tetapi tentang seberapa besar dampak yang dapat kami ciptakan bersama para Amway Business Owner,” tutur Rizal.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan dan semakin banyak keluarga yang mendapatkan peluang untuk meningkatkan kualitas hidup, semakin besar pula makna perjalanan Amway di Indonesia.
“Ketika lebih banyak masyarakat semakin sadar akan kesehatannya dan lebih banyak keluarga memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas hidupnya, inilah makna 35 tahun Amway bagi kami. Dan perjalanan ini tidak berhenti di sini. Kami ingin terus memperluas dan menduplikasi dampak positif tersebut kepada semakin banyak orang,” pungkasnya. (srv)







