Berkah Ramadan, Saat Pesantren Berbagi Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Ramadan tidak hanya bulan peningkatan ibadah, tapi juga momen warga berbagi berkah. Ini juga yang dilakukan oleh Pesantren Nihadlul Qulub Pemalang, melalui acara bertajuk “Berkah Ramadan 2026: Santunan Yatim & Dhuafa – Menebar Kepedulian, Menguatkan Iman, Merawat Umat.”

Kegiatan ini digelar pada Senin (9/3/2026), dan didukung salah satu bank swasta nasional. Kegiatan ini menyasar 31 anak-anak yatim dan dhuafa, baik laki-laki maupun perempuan, dari lingkungan sekitar pesantren. “Masing-masing dari mereka mendapatkan uang santunan dan bantuan sembako,” terang Pengasuh Pesantren Nihadlul Qulub Ali Sobirin El Muannatsy, di Pemalang.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, rangkaian acara diawali khatmil Qur’an. Para santri bersama dewan ustadz dan ustadzah menuntaskan bacaan Al-Qur’an sebagai bentuk syukur sekaligus doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi umat.

Setelah khatmil Qur’an, ada fun game edukatif yang dipandu para ustadzah Madrasah Diniyah. Beragam permainan yang disiapkan tidak hanya bertujuan menghibur, tetapi juga mengandung nilai-nilai edukasi dan kebersamaan. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap permainan, tertawa bersama, dan menikmati suasana hangat yang jarang mereka rasakan dalam keseharian.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa. “Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan mereka sekaligus menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri, karena ada masyarakat yang peduli dan siap berbagi,” harap Ali Sobirin.

“Para ustadz dan ustadzah juga mendapat bingkisan,” sambungnya.

Dikatakan Ali Sobirin, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PP Nihadlul Qulub dalam merawat nilai-nilai kepedulian sosial sekaligus memperkuat dakwah pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. “Ramadan adalah momentum terbaik untuk menumbuhkan empati, mempererat hubungan sosial, dan menanamkan nilai-nilai spiritual kepada generasi muda,” tuturnya.

Berkah Ramadan 2026 menjadi penutup dari rangkaian kegiatan “Pelatihan Digital Branding: Mabit Cuan Ramadan” yang berlangsung selama setengah bulan saat Ramadan. Program pelatihan tersebut sebelumnya difokuskan pada penguatan keterampilan digital, dakwah kreatif, dan pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi bagi para santri dan peserta.

Melalui giat ini, Pesantren Nihadlul Qulub ingin menunjukkan bahwa kemajuan teknologi, dakwah, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan. Ali Sobirin berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan umat dalam menebar kebaikan di bulan Ramadan yang penuh berkah. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *