Aset BSI Dubai Naik 80 Persen, Siapkan Ekspansi Cabang ke Jeddah

Dok. BSI

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat ekspansi bisnis internasional. Setelah mencatat pertumbuhan signifikan di Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), BSI kini menyiapkan pembukaan cabang baru di Jeddah, Arab Saudi.

Hingga April 2026, aset BSI Dubai tumbuh 80 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan pembiayaan korporasi serta aktivitas perdagangan dan bisnis lintas negara di kawasan Timur Tengah.

Selain pembiayaan, BSI Dubai juga menyediakan layanan treasury, trade finance, dan documentary collection untuk mendukung transaksi ekspor-impor antara Indonesia dan UEA.

Direktur Treasury & International Banking BSI, Firman Nugraha, mengatakan potensi bisnis di UEA dan Timur Tengah masih sangat besar sehingga perseroan optimistis pertumbuhan cabang Dubai akan terus berlanjut.

Menurutnya, kehadiran BSI di Dubai diharapkan menjadi penghubung layanan keuangan sekaligus memperkuat kerja sama perdagangan antara pelaku usaha Indonesia dan pasar internasional.

BSI juga mulai mempersiapkan ekspansi ke Arab Saudi melalui pembukaan cabang di Jeddah. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem halal, termasuk layanan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Firman mengungkapkan, Indonesia setiap tahun memberangkatkan sekitar 203 ribu jemaah haji dan sekitar 83 persen di antaranya berasal dari ekosistem layanan BSI. Sementara untuk umrah, data Siskopatuh 2025 menunjukkan jumlah jemaah mencapai 1,6 juta orang dengan mayoritas menggunakan layanan BSI.

BSI menegaskan kehadirannya di pasar global ditujukan untuk memperluas penetrasi keuangan syariah serta menjadi jembatan bagi pelaku usaha nasional menuju rantai pasok internasional, baik melalui skema Business to Business (B2B) maupun Business to Customer (B2C).

Secara kinerja, hingga April 2026 BSI mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp382 triliun atau tumbuh 17,90 persen yoy.

Sementara pembiayaan meningkat 15,59 persen menjadi Rp332 triliun dan total aset mencapai Rp452 triliun atau tumbuh 12,17 persen.

Sejak membuka kantor cabang di Dubai pada 2022,
BSI terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia sekaligus memperluas penetrasi ke pasar internasional.(TUL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *