FACEINDONESIA.CO.ID – Kinerja Kantor Cabang Luar Negeri PT Bank Syariah Indonesia (BSI) di Dubai menunjukkan pertumbuhan yang kuat hingga April 2026. Perseroan mencatat pertumbuhan aset sebesar 80 persen secara tahunan (year on year/yoy), yang terutama ditopang oleh pembiayaan korporasi (corporate financing).
Selain layanan pembiayaan, BSI Dubai juga memperkuat bisnis internasional melalui layanan treasury, trade finance, dan documentary collection bagi eksportir serta importir yang melakukan transaksi antara Uni Emirat Arab (UAE) dan Indonesia.
Direktur Treasury & International Banking BSI Firman Nugraha mengatakan, potensi pasar di UAE dan kawasan Timur Tengah masih terbuka lebar sehingga perseroan optimistis pertumbuhan bisnis BSI Dubai akan terus berlanjut sepanjang tahun ini.
Menurutnya, posisi Dubai sebagai international hub menjadi peluang besar karena banyak perusahaan Indonesia maupun perusahaan global memiliki perwakilan bisnis di wilayah tersebut.
“Keberadaan BSI di Dubai diharapkan menjadi jembatan layanan keuangan sekaligus memperkuat kerja sama ekspor-impor antara pelaku usaha Indonesia dan pasar internasional,” ujar Firman dalam keterangan resmi, Senin (15/6).
BSI juga tengah menyiapkan ekspansi berikutnya melalui pembukaan kantor cabang di Jeddah, Arab Saudi. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem halal serta mendukung layanan haji dan umrah.
Indonesia dinilai memiliki peran strategis karena menjadi salah satu negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbesar di dunia. Setiap tahun sekitar 203 ribu jemaah haji berangkat ke Arab Saudi dan sekitar 83 persen di antaranya tercatat menggunakan layanan BSI.
Untuk segmen umrah, berdasarkan data Siskopatuh 2025, jumlah jemaah mencapai 1,6 juta orang dan sekitar 84 persen di antaranya terhubung melalui layanan BSI.
Secara keseluruhan, kinerja BSI hingga April 2026 juga tetap tumbuh positif. Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp382 triliun atau naik 17,90 persen yoy, sementara pembiayaan tumbuh 15,59 persen menjadi Rp332 triliun.
Di sisi aset, BSI membukukan pertumbuhan 12,17 persen menjadi Rp452 triliun. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis domestik dan ekspansi internasional yang terus diperkuat.
Sejak membuka kantor cabang di Dubai pada 2022, BSI terus memperluas langkah untuk memperkuat posisi sebagai bank syariah Indonesia yang mampu bersaing di pasar global, khususnya kawasan Timur Tengah.(TUL)






