Antrean BBM Terurai, Pertamina Tambah Pasokan dan Layanan 24 Jam

FACEINDONESIA.CO.ID- Pertamina terus memperkuat pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi antrean panjang yang sempat terjadi di sejumlah daerah. Langkah ini dilakukan melalui penambahan pasokan, perpanjangan jam operasional, serta pengerahan personel untuk memastikan pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berjalan lancar.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengatakan perusahaan berkomitmen menjaga ketersediaan BBM agar kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia tetap terpenuhi.

Bacaan Lainnya

“Pertamina mengemban amanah untuk memastikan pasokan BBM tersedia untuk masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Simon dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Menurut Simon, terdapat tiga langkah utama yang dilakukan Pertamina, yakni meningkatkan pasokan BBM, memperpanjang jam operasional, dan menghadirkan layanan tambahan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penguatan pasokan dilakukan melalui optimalisasi distribusi dari terminal BBM hingga SPBU. Pada kondisi tertentu, jam operasional mobil tangki dan petugas juga diperpanjang untuk mempercepat pelayanan kepada konsumen.

Selain itu, Pertamina menyiapkan SPBU modular serta layanan pengisian BBM dalam kemasan langsung ke kendaraan konsumen di SPBU, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi operasional di lapangan.

Simon turut mengapresiasi kesabaran masyarakat selama terjadi antrean. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta berbagai pihak yang membantu menjaga kelancaran distribusi energi.

Di wilayah Jawa Bagian Barat, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat mengerahkan petugas marshal untuk mengatur antrean kendaraan, terutama saat jam sibuk. Petugas tersebut membantu mengarahkan kendaraan ke dispenser yang tersedia, memberikan informasi kepada pelanggan, serta memastikan proses pengisian BBM berlangsung aman dan tertib.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Reno Fri Daryanto, menegaskan bahwa operator dan petugas marshal memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelayanan di SPBU.

“Kami terus memperkuat kompetensi, budaya melayani, dan penerapan aspek keselamatan agar setiap pelanggan memperoleh pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan setiap kali datang ke SPBU,” kata Reno, Sabtu (24/10/2026).

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat ketersediaan BBM melalui penerimaan pasokan dari kapal tanker di sejumlah terminal BBM di Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap sejak 24 Oktober 2026 guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa penerimaan BBM melalui kapal tanker merupakan bagian dari strategi untuk memastikan kesiapan pasokan di wilayah tersebut.

Di Fuel Terminal (FT) Tuban, penerimaan Solar dari kapal tanker berlangsung dengan volume sekitar 31 juta liter. Dalam beberapa hari berikutnya, terminal ini dijadwalkan menerima tambahan sekitar 32 juta liter Solar dan 31 juta liter Pertamax. Pasokan Pertalite juga diperkuat dengan volume sekitar 23 juta liter.

Adapun di Integrated Terminal (IT) Surabaya, pembongkaran Solar di Dermaga Semampir dilakukan dengan volume sekitar 13 juta liter. Sementara itu, IT Tanjung Wangi dijadwalkan menerima sekitar 10 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax.

Pertamina menyatakan akan terus mengoptimalkan perencanaan pasokan, memantau distribusi, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan BBM dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *