FACEINDONESIA.CO.ID – Dalam kehidupan sehari-hari, kezaliman kerap menjadi salah satu penyebab rusaknya hubungan antarmanusia. Namun, dalam ajaran Islam ditegaskan bahwa setiap perbuatan zalim tidak akan luput dari balasan Allah SWT.
Hal ini sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim ayat 42: “Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang-orang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.”
Ayat ini menjadi pengingat bahwa meskipun balasan atas kezaliman tidak selalu terlihat secara langsung, Allah tidak pernah lalai dalam mencatat setiap perbuatan hamba-Nya. Penangguhan yang diberikan bukan berarti pembiaran, melainkan bentuk keadilan yang sempurna di waktu yang telah ditentukan.
Para ulama menjelaskan bahwa kezaliman, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, merupakan dosa besar yang dapat mendatangkan konsekuensi berat, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, setiap individu diingatkan untuk menjauhi sikap zalim dan senantiasa berlaku adil dalam setiap aspek kehidupan.
Selain itu, ayat ini juga menjadi penguat bagi mereka yang menjadi korban ketidakadilan agar tetap bersabar dan tidak kehilangan harapan. Keyakinan bahwa Allah Maha Adil menjadi sumber ketenangan, bahwa setiap kezaliman pada akhirnya akan mendapatkan balasan yang setimpal.
Dengan demikian, pesan moral dari ayat tersebut mengajak umat untuk menjaga perilaku, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai keadilan dalam kehidupan sehari-hari. (San)





