Akulaku Finance Kantongi Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon

Dok.Akulaku Finance

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Akulaku Finance Indonesia memperoleh fasilitas pendanaan senilai Rp500 miliar dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Tambahan modal kerja ini akan digunakan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan sekaligus mendukung pertumbuhan layanan pembiayaan digital di Indonesia.

Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia Perry Barman Slangor mengatakan, dukungan pendanaan tersebut akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan bagi berbagai segmen masyarakat.

Bacaan Lainnya

Menurut Perry, kerja sama dengan Danamon menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan struktur pendanaan sekaligus memperluas akses layanan keuangan digital yang semakin dibutuhkan masyarakat.

“Kolaborasi ini mencerminkan sinergi yang semakin kuat antara sektor perbankan dan perusahaan pembiayaan digital dalam menjawab kebutuhan layanan keuangan yang terus berkembang,” ujar Perry dalam keterangannya, Rabu (10/6).

Akulaku Finance Indonesia yang berada dalam ekosistem Akulaku Group merupakan salah satu mitra strategis Danamon. Dukungan pembiayaan ini juga menjadi bagian dari upaya Danamon memperkuat pertumbuhan grup keuangan yang didukung MUFG Bank Ltd.

Perry menegaskan, Akulaku Finance akan terus berkomitmen menghadirkan layanan buy now pay later (BNPL) dan pembiayaan digital yang mudah diakses serta dijalankan secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Direktur Global Alliance Strategy Bank Danamon Indonesia Jin Yoshida menyebut kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen Danamon dalam menyediakan solusi keuangan yang komprehensif dan sesuai kebutuhan nasabah.

Menurut Yoshida, fasilitas modal kerja yang diberikan diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendanaan Akulaku Finance dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen Danamon untuk mempererat kerja sama dengan nasabah korporasi sekaligus mengoptimalkan sinergi dalam ekosistem MUFG di Indonesia.

Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional, sinergi antara perbankan dan perusahaan pembiayaan digital dinilai semakin penting untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat industri jasa keuangan nasional.

“Kolaborasi kedua sektor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Yoshida. ( HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *