Akselarasi Layanan Kepegawaian, Karo SDM: Tercipta Trust dan Peningkatan Produktivitas

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Setjen Kemenag M Zain meminta jajarannya untuk melakukan akselarasi layanan kepegawaian. M Zain minta agar layanan kepegawaian bukan sekedar tagline lisan tapi mewujud dalam rupa perbaikan tata kelola SDM.

Hal ini disampaikan oleh M. Zain saat menghadiri rapat bersama Rektor, Pimpinan dan Jajaran civitas akademika Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UIN SA) Surabaya, Kamis (05/03/2026). M Zain hadir dalam kapasitasnya selaku Kepala Biro SDM Kemenag sekaligus Ketua Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU).

Bacaan Lainnya

“Layanan organisasi harus handal, memilki kepastian, dan berempati. Baik layanan yang bersifat internal maupun eksternal. Layanan UIN SA Surabaya bukan hanya kepada 24.150 mahasiswanya, tapi juga layanan internal kepada 944 dosen dan tenaga kependidikan (tendik),” ujar Zain.

M Zain mencontohkan layanan internal di kampus bagi dosen dan tendik. Salah satunya adalah pencantuman gelar dan kenaikan pangkat. Dampak dari akselerasi layanan ini, menurutnya, akan  selalu diingat dan dirasakan manfaatnya oleh para pegawai sampai kapanpun.

“Saat terlayani dengan baik, maka akan tercipta trust. ASN pun akan mengalami peningkatan produktivitas, inovasi dan loyalitas dalam hal ini kepada UIN Sunan Ampel,” sebutnya.

“Cita-cita UIN SA sebagai Corporate University pantas dan harus menjadi contoh bagi kampus keagamaan lainnya, bahkan di lingkungan universitas umum sekalipun. Karena didukung oleh banyak sekali talenta-talenta yang berintegritas dan berwawasan global,” sambung Zain.

Rektor UIN SA, Akh. Muzakki menyampaikan bahwa sejak 2009, UINSA telah bertransformasi menjadi menjadi BLU. “Sehingga target dalam jangka waktu dekat UINSA harus bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH),” paparnya.

Senada dengan hal tersebut, UIN SA berhasil mendirikan Fakultas Kedokteran hanya dalam kurun waktu efektif 1,5 tahun. Ini menjadi benchmarking bagi 20 perguruan tinggi lainnya atas rekomendasi Kemendiktisaintek. Selain sarana prasarana penunjang, kata Muzakki, penyiapan SDM yang berintegritas dan kompeten menjadi syarat utama keberlangsungan sebuah kampus. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *