Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Wirausaha Pencipta Solusi

FACEINDONESIA.CO.ID-Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan pola pikir kewirausahaan dengan menjadikan persoalan di lingkungan sekitar sebagai peluang untuk menciptakan solusi sekaligus membangun usaha yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Maman dalam kegiatan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru (PESONAMU) Universitas Muhammadiyah Bandung, Senin (21/9).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi wirausaha masa depan. Kampus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah pemikiran kritis, melahirkan inovasi, serta mengubah gagasan menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi dan sosial.

“Menjadi entrepreneur tidak selalu dimulai dari modal besar. Kewirausahaan bermula dari pola pikir, seperti mampu membaca peluang, berpikir kritis, berani mengambil langkah, dan menciptakan solusi yang memberikan nilai bagi orang lain,” ujar Maman.

Ia menegaskan, kewirausahaan mahasiswa tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan. Lebih dari itu, mahasiswa didorong menjadi problem solver atau pencipta solusi atas berbagai persoalan nyata di masyarakat.

Untuk itu, Maman memperkenalkan tiga prinsip yang dapat menjadi bekal mahasiswa dalam membangun usaha, yakni Think Smart, Start Small, dan Be Impactful.

Prinsip Think Smart mendorong mahasiswa peka melihat persoalan di sekitar sebagai peluang. Langkah ini dapat dimulai dengan mendengarkan kebutuhan masyarakat, mengidentifikasi masalah, dan melakukan validasi terhadap gagasan usaha.

Sementara Start Small menekankan keberanian untuk memulai dari hal sederhana. Mahasiswa tidak perlu menunggu kondisi sempurna untuk menguji ide, produk, maupun model bisnis yang telah dirancang.

Adapun Be Impactful menempatkan kebermanfaatan sebagai bagian penting dalam membangun usaha. Wirausaha diharapkan tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Menteri Maman juga mengingatkan mahasiswa agar tidak takut menghadapi kegagalan. Menurutnya, masa perkuliahan merupakan kesempatan untuk bereksperimen, menguji gagasan, memperluas jejaring, dan belajar dari pengalaman.

“Kampus adalah tempat yang tepat untuk mencoba. Manfaatkan ruang belajar, diskusi, organisasi, jejaring pertemanan, dan pengalaman akademik untuk menguji gagasan. Temukan ide dari persoalan yang paling dekat, wujudkan melalui aksi nyata, dan pastikan setiap langkah memberi manfaat yang semakin luas,” tuturnya.

Kementerian UMKM terus memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan wirausaha muda, termasuk yang lahir dari lingkungan perguruan tinggi. Kampus diharapkan menjadi bagian penting dalam ekosistem kewirausahaan nasional yang mempertemukan pengetahuan, inovasi, kreativitas, dan keberanian untuk memulai usaha.

Melalui penguatan kewirausahaan mahasiswa, Kementerian UMKM berharap semakin banyak generasi muda tumbuh menjadi wirausaha mandiri, kreatif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mampu menciptakan nilai tambah serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan fondasi kewirausahaan nasional yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia dan inovasi generasi muda untuk memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *