Wamen Fajar Ajak Mahasiswa Siap Hadapi Indonesia Emas 2045

FACEINDONESIA.CO.ID- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengajak mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) mempersiapkan diri menjadi generasi unggul, berkarakter, dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Fajar saat memberikan kuliah umum dalam Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa (PESONAMU) 2026 di UM Bandung, Senin (21/9/2026). Kegiatan ini diikuti 1.566 mahasiswa baru.

Bacaan Lainnya

Fajar mengingatkan, saat Indonesia memasuki usia satu abad kemerdekaan pada 2045, mahasiswa yang kini berusia sekitar 18-20 tahun akan berada di usia produktif. Mereka diharapkan menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian dan menjadi tumpuan keluarga.

“Sejak sekarang harus menempa diri menjadi manusia yang memiliki karakter, pengetahuan luas, dan keterampilan hidup yang kokoh,” ujar Fajar.

Menurut Fajar, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar ijazah. Mereka perlu membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, terlebih perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) terus mengubah dunia profesional.

Karena itu, ia mendorong mahasiswa menerapkan budaya belajar sepanjang hayat. Kompetensi sesuai bidang studi perlu diperdalam, sementara wawasan di luar bidang keilmuan juga harus diperluas.

Fajar juga mengajak mahasiswa aktif berorganisasi untuk melatih kepemimpinan dan kemampuan komunikasi. Selain mencari pekerjaan, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan peluang serta menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat.

“Profesi apa pun itu mulia selama memberikan dampak dan manfaat bagi sesama,” tegasnya.

Sebagai alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta, Fajar turut mendorong mahasiswa UM Bandung memanfaatkan jejaring 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia untuk memperluas pengetahuan, pengalaman, dan kolaborasi.

Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai Islam berkemajuan yang moderat dan inklusif melalui karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Jadilah mahasiswa yang someah budayana, luhur lampahna, gede dampakna. Harumkan nama almamater dengan ilmu, akhlak, dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Fajar.

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto mengapresiasi kehadiran Wamendikdasmen. Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Bandung sekaligus Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad mengingatkan mahasiswa agar menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan menyeimbangkan kecerdasan intelektual, integritas moral, dan kepedulian sosial.

Menutup kuliah umum, Fajar kembali mengingatkan mahasiswa untuk menjadikan perjuangan orang tua sebagai motivasi dalam menempuh pendidikan.

“Pada 2045, kalian akan menjadi tumpuan keluarga dan harapan bangsa. Jangan sia-siakan kesempatan ini,” pungkasnya.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *