FACEINDONEDIA.CO.ID-Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menghadiri pertemuan pengurus Kadin dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Pertemuan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Menurut Bamsoet, komunikasi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan di tengah perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, dan persaingan investasi yang semakin ketat.
Ia menyebut arahan Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, pekerja, dan seluruh elemen bangsa. Kadin, lanjutnya, memiliki peran untuk menerjemahkan arahan tersebut melalui peningkatan investasi, penguatan industri nasional, perluasan ekspor, serta penciptaan lapangan kerja.
Bamsoet menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi tujuan investasi karena didukung stabilitas politik, bonus demografi, sumber daya alam yang melimpah, serta pasar domestik yang kuat.
Namun, peluang tersebut harus didukung kebijakan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha.
Ia juga menekankan pentingnya kepastian hukum, penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, penguatan infrastruktur, dan akses pembiayaan guna meningkatkan daya saing nasional.
Karena itu, forum komunikasi antara Presiden dan Kadin dinilai perlu dilakukan secara berkala agar berbagai persoalan usaha dapat segera ditindaklanjuti.
Selain itu, Bamsoet optimistis prospek ekonomi Indonesia tetap menjanjikan. Hilirisasi sumber daya alam, pengembangan kawasan industri, digitalisasi UMKM, kendaraan listrik, sektor pangan, dan pembangunan infrastruktur menjadi motor pertumbuhan yang perlu terus diperkuat.
Menurutnya, Kadin di 38 provinsi juga harus berperan aktif menggerakkan investasi daerah, memperkuat UMKM, mengembangkan industri lokal, memperluas pasar ekspor, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.
Dengan kolaborasi yang kuat, pemerintah dan dunia usaha diyakini mampu menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.(ZID)






