Kapasitas Industri Keramik Naik, Asaki Minta Pasokan Gas

FACEINDONESIA.CO.ID- Kapasitas terpasang industri keramik nasional diproyeksikan mencapai 758 juta meter persegi hingga semester I-2028. Untuk mendukung peningkatan produksi dan investasi, Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) meminta penguatan pasokan energi, khususnya gas.

Ketua Umum Asaki Edy Suyanto mengatakan, industri keramik terus meningkatkan kapasitas produksi seiring prospek pertumbuhan pasar dan investasi.

Bacaan Lainnya

Pada 2026, tambahan kapasitas diperkirakan sekitar 38 juta meter persegi, sehingga kapasitas terpasang nasional meningkat dari 648 juta meter persegi pada 2025 menjadi 686 juta meter persegi.

Selanjutnya, tambahan kapasitas sekitar 72 juta meter persegi per tahun diproyeksikan masuk pada 2027 hingga semester I-2028. Dengan demikian, kapasitas industri keramik nasional diperkirakan mencapai 758 juta meter persegi.

Menurut Edy, ekspansi tersebut membutuhkan dukungan pasokan energi yang memadai agar investasi dapat beroperasi secara optimal. Persoalan pasokan energi bahkan mulai menekan kegiatan produksi.

Asaki mencatat, sedikitnya enam perusahaan keramik telah menutup lini produksi pada September 2026. Selain pasokan, industri juga menghadapi kenaikan harga energi yang berpotensi menekan utilisasi pabrik dan meningkatkan biaya produksi.

Ekspansi kapasitas industri keramik tersebut membutuhkan investasi sekitar Rp12 triliun dan berpotensi menyerap sekitar 7.500 tenaga kerja. Karena itu, kepastian pasokan dan harga energi menjadi faktor penting agar kapasitas baru dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) Yustinus berharap alokasi Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang telah ditetapkan pemerintah dapat direalisasikan secara penuh.

Menurutnya, kepastian volume dan harga gas diperlukan untuk menjaga utilisasi produksi, meningkatkan daya saing industri, serta memastikan ekspansi kapasitas berjalan sesuai rencana.(DRI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *