FACEINDONESIA.CO.ID – Kementerian Koperasi memperkuat sinergi dengan seluruh Kepala Dinas Koperasi provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Nasional bertema “Kolaborasi Nasional untuk Percepatan Implementasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih” yang digelar di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, rakornas menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas daerah dan kementerian agar program KDKMP berjalan optimal hingga tahap operasional.
Rakornas turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, serta para kepala dinas koperasi dari seluruh Indonesia.
Ferry mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam percepatan pembentukan badan hukum hingga pembangunan KDKMP. Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara konsisten.
Tahap awal operasionalisasi KDKMP di Jawa Tengah dan Jawa Timur akan mencakup 1.061 unit. Peresmian simbolis dijadwalkan berlangsung di Nganjuk, Jawa Timur.
Hingga Rabu (13/5/2026), pembangunan KDKMP tercatat mencapai 37.327 unit di seluruh Indonesia. Sebanyak 8.927 unit di antaranya telah rampung 100 persen, termasuk gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya.
Ferry menegaskan, koperasi desa tidak hanya hadir sebagai badan hukum atau bangunan fisik, tetapi juga harus mampu menyediakan kebutuhan pokok, menyerap hasil produksi masyarakat, dan menyalurkan program pemerintah.
Untuk memperkuat operasionalisasi, pemerintah juga tengah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) yang mengatur model bisnis, rekrutmen SDM, hingga sistem informasi manajemen KDKMP.
Menurut Ferry, jika target 83 ribu KDKMP dapat beroperasi optimal, Indonesia berpotensi menjadi negara dengan koperasi desa terbesar dan terbanyak di dunia.
Program tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat perekonomian nasional. (San)






