Banjir Peminat, 150.703 Pendaftar Diklat Peningkatan Kompetensi saat Ramadan

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Minat masyarakat untuk ikut pelatihan yang disiapkan Kementerian Agama selama Ramadan sangat tinggi. Tercatat sebanyak 150.703 peserta telah mendaftarkan diri untuk meningkatkan kompetensi di berbagai bidang operasional dan fungsional Kemenag melalui platform Massive Open Online Course (MOOC) Pintar.

Angka tersebut terbagi dalam tiga kategori utama pelatihan, yakni Pelatihan Pendidikan (112.725 pendaftar), Pelatihan Administrasi (30.306), dan Pelatihan Keagamaan (7.672).

Bacaan Lainnya

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Pendidikan dan Keagamaan, Mastuki, mengapresiasi semangat warga, baik ASN maupun non-ASN, yang tetap memprioritaskan pengembangan diri di tengah kesibukan menjalankan ibadah Ramadan.

“Angka 150.703 ini bukan sekadar statistik di atas kertas. Ini adalah potret nyata dedikasi dan komitmen SDM kita untuk terus tumbuh. Di tengah kekhusyukan Ramadan, semangat untuk belajar tidak luntur. Kami melihat ini sebagai langkah konkret menuju transformasi birokrasi yang lebih profesional,” ujar di Ciputat Kamis (5/3/2026).

Mastuki juga menekankan bahwa akses pendidikan yang dibuka melalui MOOC Pintar bertujuan untuk mendemokratisasi ilmu pengetahuan agar bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

“Satu ilmu yang dipelajari hari ini adalah investasi manfaat yang akan mengalir luas bagi masyarakat esok hari. Kami mengajak seluruh peserta untuk segera menyelesaikan pelatihannya dengan tuntas. Jadikan momentum Ramadan ini bukan hanya sebagai peningkatan spiritual, tapi juga peningkatan kompetensi (skill) untuk memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” tambahnya.

Platform MOOC Pintar sendiri merupakan inovasi digital Kemenag yang dirancang untuk mempermudah pelatihan mandiri secara daring. Dengan jumlah pendaftar yang fantastis pada periode Maret ini, Kemenag optimistis kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan keagamaan akan meningkat secara signifikan.

“Bagi peserta yang sudah terdaftar, diharapkan segera mengakses materi dan menyelesaikan kuis serta evaluasi yang tersedia di platform untuk mendapatkan sertifikat kompetensi resmi,” pesan Mastuki. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *