FACEINDONESIA.CO.ID – Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyalurkan santunan kepada 40 anak yatim dhuafa dalam rangka menyambut 10 Muharram 1448 Hijriah yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim.
Kegiatan yang digelar bersama Remaja Masjid Al Mubarok Cipulir ini merupakan bagian dari komitmen YBM PLN EPI dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, transparan, dan berkelanjutan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain menerima santunan, anak-anak yatim juga mengikuti berbagai kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memberi semangat agar mereka terus optimistis meraih masa depan.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia, Mamit Setiawan, mengatakan peringatan 10 Muharram menjadi pengingat pentingnya memperkuat kepedulian sosial dan memastikan amanah para muzakki tersalurkan kepada penerima manfaat.
“Momentum 10 Muharram mengajarkan kita pentingnya berbagi dan memuliakan anak-anak yatim. Kami berharap kegiatan ini menghadirkan kebahagiaan sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar, tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, dan berani meraih cita-cita,” ujar Mamit.
Ia menambahkan, berbagai program sosial YBM PLN EPI dapat terus berjalan berkat konsistensi para pegawai PLN EPI yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui YBM PLN EPI.
“Kepercayaan para pegawai menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata. Semoga semakin banyak masyarakat yang merasakan keberkahan dari semangat berbagi di lingkungan PLN EPI,” tambahnya.
Salah seorang penerima santunan, Wali Satrio Tengger (10), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih kepada YBM PLN EPI atas santunan ini. Semoga seluruh pegawai PT PLN Energi Primer Indonesia dan pengurus YBM PLN EPI selalu diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta kemudahan dalam setiap langkah,” ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, YBM PLN EPI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan kebaikan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.(ZID)





