Waskita Bangun 29 Bendungan, Perkuat Ketahanan Pangan

Dok.PT Waskita Karya

FACEINDONESIA.CO.ID – PT Waskita Karya (Persero) Tbk menegaskan komitmennya mendukung pembangunan nasional dengan membangun 29 bendungan dalam satu dekade terakhir. Infrastruktur tersebut berperan memperkuat ketahanan pangan, sumber daya air, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, bendungan dan jaringan irigasi yang dibangun perseroan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air baku, irigasi, pengendali banjir, maupun pembangkit energi. Keberadaannya kini juga menjadi penggerak ekonomi melalui sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, hingga investasi.

“Bendungan dan jaringan irigasi menjadi fondasi ketahanan pangan dan ketahanan air nasional, sekaligus membuka peluang baru bagi pariwisata, perikanan darat, UMKM, ekonomi kreatif, dan investasi daerah,” ujar Ermy, Senin (13/7).

Menurutnya, setiap bendungan yang dibangun Waskita memberikan efek berganda (multiplier effect) yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Saat ini, sedikitnya tujuh bendungan karya Waskita telah berkembang menjadi destinasi wisata, yakni Bendungan Jlantah dan Bener di Jawa Tengah, Leuwikeris di Jawa Barat, Karian di Banten, Margatiga di Lampung, Tapin di Kalimantan Selatan, serta Temef di Nusa Tenggara Timur.

Keberadaan bendungan tersebut memicu tumbuhnya berbagai usaha baru, mulai dari kuliner, homestay, penyewaan perahu wisata, pusat oleh-oleh, jasa transportasi lokal, hingga kawasan rekreasi keluarga.

Di sisi lain, bendungan juga meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat sektor perikanan darat, serta menjaga pasokan air bagi masyarakat dan kawasan industri.
Ermy mencontohkan Bendungan Jlantah di kawasan Tawangmangu yang menjadi daya tarik wisata baru.

Sementara Bendungan Bener mendukung kawasan Borobudur, Bendungan Karian memperkuat ketahanan air di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, sedangkan Bendungan Temef menopang ketahanan pangan di Indonesia Timur.

Ia menegaskan, pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang yang memberi nilai tambah bagi masyarakat melalui peningkatan produktivitas pertanian, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan UMKM, serta pengembangan pariwisata.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan dengan nilai investasi Rp9,79 triliun.

Bendungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian nasional sekaligus mendukung target swasembada pangan.

Berbekal pengalaman lebih dari 65 tahun membangun infrastruktur strategis, Waskita Karya memastikan akan terus mendukung pembangunan nasional melalui proyek-proyek produktif, berkelanjutan, dan berdampak bagi perekonomian Indonesia.(HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *