Wamen Fajar: Pendidikan Kunci Memuliakan Manusia

Dok.Kemendikdasmen

FACEINDONESIA.CO.ID – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pendidikan merupakan jalan untuk memuliakan manusia sekaligus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Fajar saat menghadiri Diskusi Hari Doa Nasional 2026 yang digelar Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) di Bukit Doa Nusantara, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (3/7).

Bacaan Lainnya

Menurut Fajar, pembangunan pendidikan nasional tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Organisasi keagamaan, yayasan pendidikan, komunitas, guru, hingga orang tua harus berperan aktif agar setiap anak memperoleh hak pendidikan yang setara.

“Negara tidak bertugas menyeragamkan identitas pendidikan, tetapi memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang aman, bermutu, dan bermartabat tanpa membedakan agama, lokasi, maupun status sekolah,” ujarnya.

Fajar mengatakan, pengalaman mengunjungi berbagai sekolah lintas agama di sejumlah daerah, termasuk wilayah 3T, menunjukkan semangat para guru tetap tinggi meski menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

Menurutnya, pemerintah berkewajiban memastikan dedikasi para pendidik mendapat dukungan yang memadai sehingga kualitas pendidikan terus meningkat.

Ia menegaskan, pendidikan bermutu untuk semua merupakan ikhtiar bersama agar tidak ada anak Indonesia yang tertinggal karena perbedaan agama, kondisi ekonomi, atau tempat tinggal.

“Indonesia dibangun oleh jutaan guru, orang tua, yayasan pendidikan, organisasi keagamaan, pesantren, komunitas, dan seluruh warga yang percaya bahwa pendidikan adalah jalan memuliakan manusia,” tegasnya.

Paparan Fajar mendapat apresiasi dari peserta diskusi yang berasal dari berbagai organisasi keagamaan.

Dalam kunjungan tersebut, Fajar juga meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Gelombang II di SMA Negeri 5 Balikpapan. Ia menilai pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan berkat dukungan pemerintah daerah dan kesiapan pihak sekolah.

Fajar juga mengingatkan agar pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) nantinya mengikuti pedoman yang telah ditetapkan Kemendikdasmen.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *