Museum ITB Resmi Dibuka, Hadirkan Sejarah dengan Teknologi Imersif

Dok.Institut Teknologi Bandung (ITB)

FACEINDONESIA.CO.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi membuka Museum ITB di lantai 4 Gedung Sasana Budaya Ganesha, bertepatan dengan peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia. Kehadiran museum ini menjadi langkah ITB menghadirkan sejarah kampus dalam format yang lebih modern, interaktif, dan edukatif.

Peresmian museum dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara. Turut hadir sejumlah tokoh nasional, di antaranya Sinta Nuriyah Wahid, Low Tuck Kwong, Prof. Purnomo Yusgiantoro, Yani Panigoro, Subakat Hadi, dan Nyoman Nuarta.

Bacaan Lainnya

Museum ITB didirikan sebagai ruang pelestarian sejarah sekaligus pusat pembelajaran yang menampilkan perjalanan 106 tahun ITB. Beragam koleksi menggambarkan perkembangan pendidikan, sains, teknologi, seni, hingga kontribusi para tokoh dan alumni dalam pembangunan Indonesia.

Usai meninjau ruang pamer, Fadli Zon mengapresiasi konsep Museum ITB yang memadukan sejarah dengan teknologi digital.

Menurutnya, museum tersebut tidak hanya menyajikan koleksi bersejarah, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menarik bagi pengunjung.

Ia menyoroti keberadaan ruang dome yang menyuguhkan film imersif tentang teknologi, alam semesta, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pendekatan tersebut dinilai mampu menjadikan museum sebagai ruang pengalaman, bukan sekadar tempat memajang benda bersejarah.

Fadli berharap Museum ITB dapat mendukung penguatan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), sehingga semakin banyak pelajar dan masyarakat tertarik mempelajari sains melalui museum.

Menurutnya, museum masa kini harus mendorong partisipasi aktif pengunjung melalui teknologi digital dan pengalaman interaktif.

Konsep seperti itu dinilai mampu menjadi inspirasi bagi pengembangan museum-museum lain di Indonesia, termasuk museum perguruan tinggi.

Dengan menggabungkan koleksi sejarah, teknologi digital, audio interaktif, dan visual imersif, Museum ITB diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus sumber inspirasi bagi generasi muda dalam memahami perjalanan pendidikan tinggi teknik di Indonesia.(DEN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *