PLN UID Jawa Timur Operasikan 500 Motor Listrik Polytron FOX 350

FACEINDONESIA.CO.ID-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih melalui pengadaan 500 unit motor listrik Polytron FOX 350 untuk kendaraan operasional dinas. Pengadaan armada listrik tersebut menjadi bagian dari gerakan Ride to Net Zero Emission yang bertujuan mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.

Ratusan motor listrik tersebut akan digunakan untuk menunjang mobilitas petugas lapangan PLN, termasuk petugas layanan kelistrikan dan pembaca meter pelanggan yang beroperasi di berbagai wilayah Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Distribusi armada dilakukan secara merata, mulai dari kawasan perkotaan seperti Surabaya hingga wilayah dengan cakupan operasional luas seperti Jember dan Kediri.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan penggunaan kendaraan listrik dalam operasional harian merupakan langkah nyata perusahaan dalam mengurangi emisi karbon sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan transportasi ramah lingkungan.

“Perjalanan menuju bebas emisi harus dimulai dari aksi nyata di jalanan. Ketika masyarakat melihat petugas kami menggunakan motor listrik setiap hari dari rumah ke rumah di Surabaya, Jember hingga Kediri, kami yakin kepercayaan publik akan semakin kuat untuk ikut serta dalam gerakan penyelamatan lingkungan ini,” ujarnya.

Potensi Kurangi Emisi Hingga 28 Ribu Ton CO2
Penggunaan motor listrik untuk operasional PLN diproyeksikan mampu memberikan dampak signifikan terhadap penurunan emisi karbon. Berdasarkan perhitungan PLN UID Jawa Timur, penggantian kendaraan berbahan bakar bensin dengan motor listrik selama lima tahun berpotensi menekan emisi karbon hingga 28.814,4 ton CO2.

Angka tersebut diperoleh dari estimasi konsumsi bahan bakar petugas lapangan yang rata-rata mencapai dua liter per hari. Dengan jumlah 3.335 petugas dan penggunaan kendaraan secara rutin, pengurangan emisi dinilai akan memberikan kontribusi nyata terhadap upaya dekarbonisasi sektor transportasi operasional.

Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

FOX 350 Dipilih untuk Mobilitas Lapangan
Polytron FOX 350 dipilih karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan operasional lapangan yang memiliki intensitas penggunaan tinggi. Motor listrik ini menawarkan daya jelajah yang panjang, durabilitas tinggi, serta berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan yang mendukung aktivitas petugas di berbagai kondisi jalan.

Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, mengatakan kepercayaan PLN UID Jawa Timur menjadi bukti bahwa motor listrik produksi dalam negeri telah siap digunakan untuk kebutuhan operasional berskala besar.

“Dipilihnya 500 unit Polytron FOX 350 oleh PLN UID Jawa Timur menjadi penegasan bahwa kualitas motor listrik kami telah teruji dan mampu mendukung mobilitas petugas di berbagai medan.
Kami berharap kendaraan ini dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung layanan PLN kepada masyarakat,” kata Ilman.

FOX 350 sendiri telah dibekali sejumlah teknologi modern, seperti smart keyless system, konektivitas smartphone, regenerative braking level 2, cruise control, serta hill start assist yang membantu pengendara saat melintasi tanjakan.
Dorong Perkembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Secara nasional, Polytron mencatat armada motor listriknya telah menempuh jarak lebih dari 585 juta kilometer dan berkontribusi mengurangi emisi karbon lebih dari 7,1 juta kilogram CO2e. Capaian tersebut disebut setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sekitar 322 ribu pohon dewasa.
Selain itu, komunitas pengguna motor listrik Polytron juga terus berkembang dan kini mendekati 55.000 pengguna di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui pengadaan 500 unit FOX 350 ini, PLN UID Jawa Timur dan Polytron berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus membuktikan bahwa teknologi transportasi ramah lingkungan telah siap digunakan untuk kebutuhan operasional sehari-hari maupun aktivitas lapangan dengan mobilitas tinggi.(DEN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *