FACEINDONESIA.CO.ID- Peruri terus mendorong percepatan ekosistem digital di sektor pemerintahan melalui partisipasinya dalam 11th Government Procurement Forum & Expo (GPFE) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.
GPFE 2026 menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah sebagai pengguna barang dan jasa dengan pelaku usaha sebagai penyedia. Forum ini turut mendorong terciptanya pengadaan pemerintah yang lebih transparan, adaptif, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, Peruri memperkenalkan berbagai kapabilitas dan layanan digital sekaligus berbagi pandangan mengenai pemanfaatan teknologi untuk menciptakan proses pemerintahan yang lebih aman, terintegrasi, dan tepat guna.
Peruri menilai transformasi digital harus dibangun berdasarkan pemahaman terhadap kebutuhan pengguna, proses bisnis, serta karakteristik layanan publik. Dengan pendekatan tersebut, digitalisasi diharapkan tidak sekadar mengubah proses menjadi berbasis teknologi, tetapi juga mampu meningkatkan efektivitas layanan dan memberikan manfaat nyata bagi pemerintah serta masyarakat.
Keterlibatan Peruri dalam GPFE 2026 juga sejalan dengan mandatnya sebagai GovTech Indonesia dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.
Melalui mandat tersebut, Peruri terus mengembangkan ekosistem layanan digital yang mencakup keterpaduan akses, identitas, data, hingga kebutuhan operasional pemerintahan. Pengembangan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik berbasis identitas digital serta mendukung pengelolaan dokumen secara lebih terintegrasi.
“Transformasi digital pemerintahan perlu dibangun berdasarkan kebutuhan yang jelas serta solusi yang tepat guna. Teknologi juga diharapkan mampu menghadirkan kemudahan yang dapat memperkuat kepercayaan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh pemerintah, industri dan seluruh warga negara,” ujar Head of Marketing and Performance Insight Departement Peruri Fiandy Fathoni, Minggu (23/8/2026).
Fiandy menambahkan, keikutsertaan Peruri dalam GPFE 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem pengadaan serta layanan pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan solusi yang aman, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung layanan publik yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.(SAN)






