Pasar Jaya Luncurkan GEBER, Perkuat Pengelolaan Sampah Pasar

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan. Dok.Perumda Pasar Jaya

FACEINDONESIA.CO.ID – Perumda Pasar Jaya meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) sebagai langkah memperkuat pengelolaan sampah sejak dari sumber di seluruh pasar yang dikelolanya.

Program ini mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan memperketat pengelolaan sampah menjelang pembatasan pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai Agustus 2026.
Peluncuran GEBER berlangsung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7).

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menegaskan program tersebut merupakan komitmen nyata untuk menciptakan pasar yang bersih, sehat, higienis, dan nyaman.

“Ini merupakan komitmen dan langkah nyata kita bersama untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, higienis, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat, sekaligus mendukung Jakarta menuju kota global,” ujar Agus, Sabtu (11/7).

Sebagai tahap awal, Perumda Pasar Jaya telah menyediakan tempat sampah terpilah di seluruh pasar yang dikelolanya.

“Sebanyak 146 pasar di bawah Perumda Pasar Jaya sudah dilengkapi fasilitas tong sampah pilah agar proses pemilahan dimulai langsung dari sumbernya,” katanya.

Agus menjelaskan, program GEBER merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.

Menurutnya, mulai Agustus 2026 pola pembuangan sampah ke Bantargebang tidak lagi dapat dilakukan seperti sebelumnya, sehingga pemilahan sampah dari sumber menjadi keharusan.

Selain menyediakan fasilitas pemilahan sampah, Perumda Pasar Jaya juga mengembangkan proyek percontohan pengelolaan sampah mandiri di Pasar Induk Kramat Jati. Untuk memastikan program berjalan optimal, dibentuk 58 personel Satuan Tugas (Satgas) GEBER.

“Satgas ini akan menjadi motor penggerak, pengawas, sekaligus mitra edukasi bagi seluruh warga pasar,” ujar Agus.

Ia menilai keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pedagang, koperasi, pengelola pasar hingga masyarakat.

“Mengubah kebiasaan memang membutuhkan waktu. Namun dengan kerja sama dan konsistensi, pasar-pasar Perumda Pasar Jaya dapat bertransformasi menjadi pasar yang bersih, sehat, dan modern,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya, La Ode Basir, mengapresiasi peluncuran GEBER dan berharap program tersebut berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, gerakan memilah sampah harus menjadi budaya di seluruh pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

La Ode juga meminta direksi segera menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan terukur.

Penilaian terhadap kebersihan, kerapihan, serta pelaksanaan pemilahan sampah diharapkan menjadi salah satu indikator kinerja kepala pasar sehingga program GEBER dapat diterapkan secara konsisten hingga tingkat operasional.(BRA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *