FACEINDONESIA.CO.ID – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan penumpang Whoosh selama masa libur sekolah. Sepanjang 13 Juni hingga 12 Juli 2026, layanan kereta cepat tersebut mengangkut 573.780 penumpang, dengan rata-rata penumpang harian meningkat 26,5 persen dibanding hari biasa.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan, tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan terhadap Whoosh sebagai moda transportasi yang cepat, nyaman, aman, dan tepat waktu.
“Whoosh menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan waktu tempuh singkat, konektivitas antarmoda yang baik, serta akses mudah ke berbagai destinasi wisata di Jakarta dan Bandung,” ujar Eva, Selasa (14/7).
Selama periode liburan, jumlah penumpang harian mencapai 20-23 ribu orang, naik dari rata-rata 16-18 ribu penumpang pada hari normal. Puncak perjalanan terjadi pada 3 Juli 2026 dengan 23.408 penumpang.
Rute Halim-Padalarang menjadi yang paling ramai dengan 206.009 penumpang, disusul Padalarang-Halim sebanyak 199.886 penumpang. Sementara relasi Halim-Tegalluar Summarecon melayani 70.803 penumpang, sedangkan arah sebaliknya mencapai 62.074 penumpang.
Selain perjalanan Jakarta-Bandung, Whoosh juga mencatat tingginya mobilitas pada rute pendek. Relasi Karawang-Halim melayani 13.214 penumpang, sedangkan Padalarang-Tegalluar Summarecon mencatat 16.758 penumpang selama periode tersebut.
Dari sisi keberangkatan, Stasiun Halim menjadi yang tersibuk dengan 283.427 penumpang, diikuti Stasiun Padalarang yang melayani 206.992 penumpang.
Eva menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memilih Whoosh selama libur sekolah.
KCIC, kata dia, akan terus meningkatkan kualitas layanan agar Whoosh tetap menjadi transportasi andalan untuk perjalanan Jakarta-Bandung yang cepat, nyaman, aman, dan tepat waktu. (ZID)





