FACEINDONESIA.CO.ID- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai mengoperasikan KMP Portlink III untuk memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni. Kapal tersebut mulai melayani pengguna jasa pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Pengoperasian kapal ini menjadi bagian dari upaya ASDP meningkatkan kesiapan armada di jalur penyeberangan strategis yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. Jalur tersebut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik antarpulau.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan pengoperasian KMP Portlink III ditujukan untuk menjaga kesinambungan layanan penyeberangan sekaligus meningkatkan keandalan operasional armada.
Menurut Heru, kehadiran kapal tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran perjalanan penumpang dan kendaraan serta menunjang distribusi barang yang menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat.
KMP Portlink III dijadwalkan melayani lintasan Merak–Bakauheni setiap hari. Sebelum mulai beroperasi, kapal tersebut bertolak dari Paciran pada Kamis (22/10/2026) pukul 16.50 WIB sebagai bagian dari rangkaian persiapan pengoperasian.
ASDP memastikan pengoperasian kapal dilakukan dengan memperhatikan persyaratan keselamatan dan ketentuan operasional yang berlaku. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan sesuai kebutuhan di lapangan.
Heru menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional penyeberangan. Karena itu, evaluasi dan koordinasi terus dilakukan agar kesiapan armada berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.
Ia berharap pengoperasian KMP Portlink III dapat semakin memperkuat konektivitas Merak–Bakauheni, memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa, serta mendukung kelancaran arus logistik yang mendorong pertumbuhan ekonomi.
Melalui penambahan layanan ini, ASDP berkomitmen terus meningkatkan kesiapan operasional dan menjaga kualitas pelayanan pada jalur penyeberangan strategis yang menjadi penghubung utama Jawa dan Sumatera.(ZID)






