Kemendagri Minta Daerah Perkuat Sinergi Cegah Karhutla Saat El Nino 2026

Dok. Mendagri

FACEINDONESIA.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh pemerintah daerah memperkuat kerja sama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat seiring ancaman El Nino 2026–2027.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya menghapus ego sektoral antarwilayah agar penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat, terpadu, dan efektif. Menurutnya, kolaborasi lintas daerah menjadi kunci utama dalam mengurangi dampak bencana tersebut.

Bacaan Lainnya

Ia menekankan bahwa setiap daerah perlu membangun kerja sama sesuai kapasitas masing-masing, didukung regulasi yang sudah tersedia, seperti PP Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah serta Permendagri Nomor 22 Tahun 2020.

Selain itu, Wiyagus mengingatkan bahwa langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini, bahkan sebelum masuk dalam dokumen perencanaan daerah. Upaya ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan keberhasilan program pembangunan nasional.

Kemendagri juga mendorong penguatan kapasitas aparatur daerah, termasuk BPBD, damkar, Satpol PP, hingga perangkat desa, serta peningkatan edukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi titik api.

Sementara itu, BMKG memperkirakan musim kemarau 2026 akan lebih panjang dan kering, dengan puncak terjadi pada Juli hingga September. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG juga mengingatkan kemungkinan El Nino berada pada kategori moderat hingga kuat, sehingga diperlukan kesiapsiagaan semua pihak sejak awal untuk menghadapi dampaknya.(HER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *