FACEINDONESIA.CO.ID – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar kegiatan Garuda Youth Camp 2026 untuk memperkuat nilai kebangsaan di kalangan pelajar.
Kegiatan ini berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, dan diikuti 558 siswa SMA/SMK dari 29 sekolah di wilayah Jabodetabek. Mengusung tema “Pemuda Bersatu, Bangsa Kuat untuk Indonesia Emas 2045”, program ini menjadi bagian dari pembinaan generasi muda menghadapi tantangan sosial.
Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Polpum Kemendagri, Aang Witarsa, menjelaskan kegiatan ini penting untuk membentengi pelajar dari berbagai ancaman, seperti konflik antar pelajar, penyebaran paham radikalisme, hingga potensi gangguan stabilitas sosial.
Menurutnya, melalui konsep kemah edukatif di alam terbuka, peserta mendapatkan pembekalan wawasan kebangsaan, literasi digital positif, serta pemahaman tentang bahaya radikalisme.
Selain materi, kegiatan juga diisi dengan aktivitas pembentukan karakter seperti penanaman pohon, kerja sama tim, caraka malam, api unggun, deklarasi kebangsaan, hingga pentas seni lintas sekolah.
“Interaksi antar pelajar dari berbagai latar belakang diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan sosial serta memperkuat persatuan,” ujar Aang.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Badan Kesbangpol DKI Jakarta, serta Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan DKI Jakarta.
Kemendagri berharap program ini mampu mendorong generasi muda aktif dalam kegiatan positif, memperkuat semangat kebhinekaan, serta meningkatkan ketahanan sosial menuju Indonesia Emas 2045.
Garuda Youth Camp 2026 juga menjadi ruang ekspresi pelajar untuk membangun karakter, integritas, dan komitmen terhadap persatuan bangsa.
Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya serta Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda Indonesia. (San)





