FACEINDONESIA.CO.ID- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengoperasikan sembilan perjalanan kereta api (KA) tambahan pada Selasa, 8 September 2026. Layanan ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus memberikan lebih banyak pilihan perjalanan.
Sembilan KA tambahan tersebut melayani sejumlah relasi dari dan menuju Malang, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, hingga Jakarta.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengoperasian KA tambahan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kesiapan operasional, ketersediaan sarana, serta aspek keselamatan perjalanan.
“KAI terus menyesuaikan layanan perjalanan sesuai kebutuhan masyarakat dengan tetap memperhatikan kesiapan operasional dan keselamatan. Kehadiran KA tambahan ini memberikan pilihan perjalanan yang lebih beragam bagi pelanggan,” ujar Anne.
Adapun sembilan perjalanan KA tambahan yang beroperasi pada 8 September 2026, yakni:
1. KA Tambahan Malang–Gambir, berangkat pukul 20.15 WIB.
2. KA Tambahan Solo–Gambir, berangkat pukul 17.20 WIB.
3. KA Tambahan Gambir–Solo, berangkat pukul 07.10 WIB.
4. KA Tambahan Yogyakarta–Gambir, berangkat pukul 22.00 WIB.
5. KA Tambahan Gambir–Yogyakarta, berangkat pukul 11.50 WIB.
6. KA Tambahan Semarang Tawang–Gambir, berangkat pukul 20.15 WIB.
7. KA Tambahan Gambir–Semarang Tawang, berangkat pukul 11.20 WIB.
8. KA Tambahan Gambir–Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 12.40 WIB.
9. KA Tambahan Surabaya Pasarturi–Gambir, berangkat pukul 11.00 WIB.
Anne mengimbau pelanggan mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta kanal penjualan resmi lainnya.
“KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan informasi perjalanan sebelum keberangkatan, serta mengikuti arahan petugas agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” katanya.
Selain itu, sehubungan dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan potensi paparan abu vulkanik di wilayah tertentu, KAI mengimbau pelanggan yang berada di wilayah terdampak untuk menggunakan masker apabila diperlukan serta menjaga kesehatan selama perjalanan.
KAI terus memantau kondisi operasional dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan terkendali.(ZID)






