FACEINDONESIA.CO.ID – Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga resmi beroperasi. Peresmian ini ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Sekjen Kementerian Agama Kamaruddin Amin di Ruang Rapat Gedung KH. Hasyim As’ari, Salatiga.
Ada tiga pilihan program studi pada Fakultas Saintek UIN Salatiga, yaitu: Sains Data, Teknologi Informasi, serta Perpustakaan dan Sains Informasi. Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, eksistensi perguruan tinggi keagamaan wajib berjalan sebagai key changer fundamental dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui penyediaan solusi konkret bagi dinamika sosial.
“Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus mampu meningkatkan otoritasnya sebagai penghasil cendekiawan yang kapabel,” tuturnya di Salatiga, Sabtu (4/7/2026).
Tampak hadir, Rektor UIN Salatiga, Zakiyuddin Baidhawy, beserta jajaran pimpinan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab.
Pengembangan kelembagaan melalui penambahan Fakultas Saintek di Salatiga didukung oleh capaian tata kelola dan reputasi akademik UIN Salatiga yang terdata stabil di tingkat internasional. Instrumen akademik UIN Salatiga, yaitu Jurnal IJIMS, tercatat berhasil mempertahankan peringkat Q1 Scimago Journal Rank (SJR) selama delapan tahun berturut-turut, sedangkan jurnal IJTIHAD ditetapkan sebagai jurnal terbaik dunia untuk kategori religious studies.
“Prestasi luar biasa yang telah diraih UIN Salatiga ini dipertahankan berbarengan dengan memperluas dampak nyata di tengah masyarakat. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diposisikan untuk meningkatkan otoritasnya sebagai penghasil cendekiawan yang kapabel,” ujar Kamaruddin Amin.
Sejalan dengan hal tersebut, pemenuhan keunggulan akademik di lingkungan UIN Salatiga harus dipastikan berjalan beriringan dengan komitmen tata kelola yang bersih. Hal ini dibuktikan melalui kepemilikan predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) yang telah diperoleh UIN Salatiga secara konsisten sejak 2020.
Rektor UIN Salatiga, Zakiyuddin Baidhawy, menjelaskan bahwa operasional Fakultas Saintek ini diintegrasikan dengan konsep Green Wasathiyah Campus untuk memadukan nilai Islam wasathiyyah dengan pelestarian lingkungan.
“UIN Salatiga dengan tambahan Fakultas Saintek ini disiapkan untuk menjadi laboratorium hidup bagi tumbuhnya generasi yang unggul secara akademik, namun tetap memiliki kepedulian terhadap bumi sebagai amanah Allah Swt,” tegasnya.
Melalui sinergi kelembagaan ini, Rektor berharap, langkah universitas semakin kokoh dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, bereputasi internasional, adaptif, serta tetap berpijak pada nilai keislaman dan kebangsaan.(DEN)






