BRI Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Korban Gempa NTT

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus mempercepat pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai bagian dari Danantara, BRI membangun tiga posko logistik di wilayah terdampak, yakni Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo. BRI juga mendirikan dapur umum di Nagekeo untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Bacaan Lainnya

Tiga posko logistik BRI Peduli tersebut berada di Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Labuan Bajo-Manggarai Barat; Jalan TW Mengeruda, Ngedukelu, Bajawa, Kabupaten Ngada; serta Jalan TW 17, Pulau, Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, Direktur Operations BRI Hakim Putratama bersama Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya turut meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak gempa di NTT.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan posko dan dapur umum, distribusi bantuan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keberadaan tiga posko logistik dan satu dapur umum BRI Peduli merupakan upaya mendekatkan bantuan kepada masyarakat sekaligus mempercepat penyaluran bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Posko logistik dan dapur umum BRI Peduli merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kepedulian dan dukungan seperti halnya di NTT. Ke depan, posko logistik dan dapur umum tidak menutup kemungkinan untuk kami tambah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan,” ujar Dhanny dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Menurut Dhanny, posko tersebut juga berfungsi sebagai titik pengumpulan, pengelolaan, dan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak di wilayah sekitar.

Hingga kini, BRI telah menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung korban gempa NTT. Bantuan tersebut meliputi makanan cepat saji, peralatan medis dan obat-obatan, sembako dan beras, tangki air minum, selimut, terpal, tenda pengungsi, lampu darurat, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, serta kebutuhan lainnya.

BRI juga memastikan keselamatan nasabah dan pekerja menjadi prioritas. Perseroan telah melakukan pengamanan aset di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional.

Untuk menjaga layanan perbankan tetap berjalan, nasabah masih dapat mengakses berbagai layanan BRI melalui BRImo maupun BRILink Agen yang tersedia.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *