Karnaval Nusantara Tampilkan Semangat Persatuan Kemerdekaan

FACEINDONESIA.CO.ID- Semangat kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya terlihat dari kemeriahan karnaval dan mobil hias yang melintas di Jakarta. Dalam rangkaian Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan, keterlibatan 29 kementerian dan lembaga (K/L) menjadi gambaran solidaritas, persatuan, serta kepedulian masyarakat Indonesia, termasuk kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8) tersebut menjadi ruang perjumpaan masyarakat melalui keberagaman budaya dan kreativitas.

Bacaan Lainnya

Karnaval mobil hias juga menjadi representasi budaya Nusantara yang mencerminkan persatuan, kekayaan budaya, dan semangat kebangsaan. Beragam tema serta ornamen yang ditampilkan setiap K/L memperlihatkan keberagaman Indonesia dalam satu rangkaian kegiatan yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turut berpartisipasi dengan menghadirkan empat mobil hias yang menampilkan program prioritas pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Mobil hias jenjang SD menampilkan keceriaan anak-anak dalam belajar dan bermain melalui suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Konsep tersebut menggambarkan semangat bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain, sekaligus menjadi ruang bagi anak untuk mengenal angka, mencintai buku, dan tumbuh melalui permainan bersama.

Di atas mobil hias tersebut hadir perwakilan murid SD bersama guru pendamping sebagai simbol generasi muda yang cerdas, ceria, kreatif, dan berkarakter.

Sementara mobil hias jenjang SMP membawa semangat belajar melalui eksplorasi ilmu pengetahuan serta penerapan sains, teknologi, engineering, dan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini menggambarkan pembelajaran yang mendorong peserta didik mengenal ilmu pengetahuan melalui pengalaman dan penerapannya.

Adapun mobil hias jenjang SMA dan SMK menghadirkan suasana belajar yang inspiratif. Di atas kendaraan tersebut terdapat murid berprestasi, Duta SMA, serta murid SMK bersama guru pendamping. Kehadiran mereka menggambarkan perpaduan sains, teknologi, kreativitas, dan prestasi dalam mengembangkan potensi peserta didik.

Keikutsertaan murid dan guru pendamping pada empat mobil hias tersebut menjadi bagian dari wajah pendidikan dasar dan menengah yang ditampilkan Kemendikdasmen. Selain kreativitas visual, setiap kendaraan membawa pesan tentang pengalaman belajar yang menyenangkan, inspiratif, serta mendorong peserta didik berkembang sesuai potensinya.

Semangat kebersamaan juga terlihat dari antusiasme masyarakat di sepanjang jalur karnaval. Anak-anak menyaksikan berbagai ornamen dan karakter yang ditampilkan, sementara sejumlah peserta membagikan suvenir kepada masyarakat.

Alika Raisya, warga Depok, Jawa Barat, mengaku tertarik melihat beragam mobil hias dalam karnaval. Menurutnya, kreativitas yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri.

“Menurut saya, mobil-mobil paradenya menarik dan kreatif. Saya suka dengan mobilnya Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif,” ujar Alika.

Antusiasme serupa dirasakan Al Fatih Kautsarrazky, murid kelas 4 SDN Cilandak Barat 07, Jakarta Selatan. Ia mengaku senang dapat menyaksikan karnaval sekaligus mendapatkan suvenir.

“Seru, karena aku dikasih suvenir sama mobil yang parade. Lalu mobilnya menarik, aku suka mobil Kementerian Kehutanan karena banyak hewan-hewan yang ditampilkan,” kata Al Fatih.

Menurut Al Fatih, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman menarik karena ia berkesempatan melihat sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Kak Seto Mulyadi.

Ia pun berharap Presiden dapat turut hadir dalam parade pada peringatan kemerdekaan tahun berikutnya.

“Harapannya tahun depan aku bisa melihat Presiden ikut parade,” ujarnya.

Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan menjadi momentum yang tidak hanya menghadirkan perayaan, tetapi juga memperkuat persatuan dan solidaritas. Partisipasi 29 K/L serta kehadiran masyarakat menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk saling peduli dan menguatkan, termasuk bagi masyarakat terdampak di NTT penting dalam memaknai peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *