FACEINDONESIA.CO.ID- Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat memberikan pengalaman baru bagi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan dalam memahami pentingnya menabung sejak dini.
Salah satu siswa, Selfi Nawawi N, siswi kelas 2 SMA SRT 3 Sulawesi Selatan, mengaku baru mengetahui bahwa dirinya dapat memiliki tabungan melalui rekening meski belum bekerja.
“Ternyata kita bisa menabung menggunakan buku rekening meskipun belum kerja. Saya ingin mempunyai tabungan yang banyak untuk dipakai kuliah nantinya,” ujar Selfi.
Guru Biologi SMA SRT 3 Sulawesi Selatan, Tiyah Wasma Terru, mengatakan para siswa antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka diperkenalkan dengan ID card yang dapat dipindai, tabungan, hingga buku rekening.
Menurut Tiyah, pembelajaran praktik membuat siswa lebih mudah memahami penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal keuangan, siswa belajar bahwa menabung tidak hanya melalui celengan, tetapi juga dapat dilakukan melalui rekening.
“Ini sangat penting karena siswa bisa melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda. Mereka bisa melihat bahwa menabung bukan hanya di celengan, tetapi juga bisa dibukukan dan nominalnya dapat diketahui,” jelas Tiyah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari BNI Sahabat Sekolah Rakyat, program PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang mendukung Program Sekolah Rakyat melalui empat pilar, yakni Cerdas Belajar, Cerdas Menabung, Cerdas Sekolah, dan Peduli Bersama.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, program tersebut dirancang agar siswa memperoleh pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari dan dapat diterapkan secara langsung.
“Program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa sekaligus memperluas pengalaman belajar di lingkungan sekolah,” ujar Okki, Sabtu (26/9/2026).
Selain mengajarkan kebiasaan menabung, BNI Sahabat Sekolah Rakyat juga mendorong siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui praktik pengelolaan limbah.
Melalui pembelajaran tersebut, BNI turut mendorong siswa membangun kebiasaan positif sejak dini, termasuk mengelola keuangan dan menjaga lingkungan sebagai bekal menghadapi masa depan.(ZID)






